Beranda Jawa Timur Banyuwangi PMII Gelar Aksi Demo, Desak Bupati Banyuwangi Transparasi Anggaran Covid-19

PMII Gelar Aksi Demo, Desak Bupati Banyuwangi Transparasi Anggaran Covid-19

23
0
Img: Net

Banyuwangi – Radar Investigasi | Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Banyuwangi Selatan berunjuk rasa di depan kantor Pemkab Banyuwangi.
Mereka meminta agar Pemkab Banyuwangi transparan dalam pengelolaan anggaran Covid -19.

Faisal Hakim Hamdani, koordinator Aksi menyebut pemerintah tidak tranaparan karena tidak merincikan anggaran Covid -19 yang nilainya milyaran rupiah di Kabupaten Banyuwangi.

“Menurut kajian kami, dana Covid -19, 78 milyar, dan bahkan bertambah menjadi Rp 100,3 milyar. Namun hingga saat ini belum ada kabarnya,” kata Faizal Hakim Hamdani, ketua PMII Banyuwangi wilayah selatan.

Pemkab Banyuwangi, kata dia, harus melaporkan penggunaan dan  pengelolaan anggaran Covid-19 secara jelas.

“Pemerintah harus jelas dan transparansi. Dari sekian anggaran tersebut sudah dialokasikan kemana saja. Hingga hari ini kami tidak menemukan, bahkan baliho atau banner tentang anggaran itu pun tidak ada. Justru yang ada hanya banner atau baliho tentang festival dan banner tentang penghargaan,” cetusnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak agar Pemkab Banyuwangi transparan dalam mengelola anggaran percepatan penanganan Covid-19.

“Jika sampai hari ini tidak ada titik terang kita akan demonstrasi dengan jumlah yang lebih banyak. Saya pastikan lebih dari 100 orang,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi diminta agar lebih memaksimalkan Satgas di desa-desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Serta meminta agar jangan memanfaatkan APBD untuk kepentingan politik praktis.

Terakhir, pihaknya juga mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi agar mengawal uang rakyat dengan serius dalam hal penggunaan anggaran penanganan Covid-19. (Net)