Beranda Jawa Timur Madura KCM dan Dinas Terkait Serta Bupati Dilaporkan Sejumlah Ulama, Bupati Pamekasan Sebut...

KCM dan Dinas Terkait Serta Bupati Dilaporkan Sejumlah Ulama, Bupati Pamekasan Sebut Positif Bagus

43
0

RADARINVESTIGASI.ID.PAMEKASAN-Puluhan Ulama dan Kyai Pamekasan Madura Jawa Timur melaporkan KCM dan Dinas terkait hingga Bupati Pamekasan Madura Jawa Timur ke Polres Pamekasan beberapa hari yang lalu.

Laporan tersbut terkait dugaan pencatutan gambar KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fadholi Moh Ruham pada izin Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) serta Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) Kota Cinema Mall (KCM) setempat.

Bupati Pamekasan, Baddrut Taman mengatakan “pelaporan yang dilakukan mereka dinilai positif bagus karena dilakukan secara hukum sehingga hal ini biar diselesaikan secara hukum”.

“Biar itu nanti urusan hukum saja biar urusan hukum, dan ini positif karena kita negera hukum, sebagai negara hukum biar diselesaikan secara hukum, Kan begitu, jadi positif bagus,” singkat
Bupati Pamekasan, Baddrut Taman, 30 Agustus 2020.

Sebelumnya, Penasihat Hukum dari Lembaga Pembela Hukum (LPH) Pamekasan, Abdul Bari mengatakan “laporan dugaan pencatutan gambar tersebut disampaikan langsung oleh pihak bersangkutan didampingi oleh para ulama dan perwakilan dari berbagai ormas”.

“Jadi beliau merasa sangat keberatan, beliau merasa sangat dirugikan, nama baik beliau merasa tercemar. Sehingga kami datang ke sini bersama ulama se-Madura dan simpatisan para ulama Madura,” kata Abdul Bari.

Menurutnya, “pencatutan dokumen itu terkesan memberikan restu terhadap keberadaan KCM. lanjutnya, gambar tersebut diambil saat para ulama bersama beberapa tokoh pendidikan sedang memusyawarahkan penyusunan buku akhlak sebagai bahan pelajaran di sekolah umum pasca kasus penganiayaan seorang siswa terhadap seorang guru yang mengakibatkan kematian di SMAN 1 Torjun Sampang.

“Terlapor dalam hal ini yaitu Bupati, dan dinas terkait kemudian prakarsa atau KCM. Nah, untuk nanti siapa dugaan yang terindikasi melakukan pencatatutan itu kita pasrahkan kepada penegak hukum, dalam hal ini kepolisian,” ucapnya. (tim)