Beranda News DKI Jakarta Anggota Polisi Jadi Bandar Narkoba, Polri : Berikan Hukuman Mati

Anggota Polisi Jadi Bandar Narkoba, Polri : Berikan Hukuman Mati

341
0

JAKARTA – Radar Investigasi | Mabes Polri mendukung langkah tegas jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau yang telah menembak Kompol IZZ, perwira polisi yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 16 kilogram.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan tindakan tegas tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan Polri dalam memberantas peredaran narkoba.

Artinya siapapun yang terlibat termasuk anggota juga harus ditindak.

“Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sangat jelas dan dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu undang-undang dan dia tahu hukum,” ungkap Argo dalam keterangannya, Sabtu (24/10).

Penangkapan tersebut juga menyita perhatian warga sekitar.

Kompol IZ tumbang seketika saat peluru panas bersarang kakinya.

Sang oknum dilumpuhkan sesama polisi karena diduga sempat melawan saat dilakukan penangkapan.

Argo mengingatkan kepada seluruh anggota Polri agar tidak main-main dengan barang haram tersebut.

Terlebih ikut andil dalam sindikat tersebut.

“Jangan coba-coba memakai apalagi menjadi bandar. Pimpinan Polri tidak akan mentolerir. Hukumannya mati,” tandas jenderal bintang dua itu.

Argo melanjutkan, proses pemecatan Kompol IZZ dari keanggotaan Polri menunggu vonis pengadilan.

Jika yang bersangkutan dinyatakan bersalah atau terbukti maka sanksi pemecatan menanti.

“Kita tunggu hasil vonisnya seperti apa,” tutupnya. (Net)