23.5 C
Banyuwangi
Rabu, November 30, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Belasan Unit Mesin Pompa Air Di Semparuk Raib Dalam Satu Malam, Masyarakat Minta Kamtibmas Siap Siaga

- Advertisement -spot_img

Sambas, Radar Investigasi.id – Warga masyarakat Semparuk jalan Nelayan dibikin kesal karena mesin pompa air milik mereka diembat para pencuri tanpa kompromi. Dari pantauan Awak Media Radar Investigasi pada Minggu malam, (1/10/2022). Tampak beberapa kelompok warga masyarakat yang berada dijalan Haji Doel sedang duduk dan berkumpul di teras sebuah kantin yang sudah di tutup oleh pemiliknya. Warga masyarakat yang sedang duduk berkumpul itu tadi terlihat asyik menimang Hp ditangan mereka masing-masing. Saat Awak Media ini coba mendekat untuk ikut serta duduk berkumpul bersama dan disambut ramah oleh mereka. Mereka yang rata-rata adalah anak muda remaja kemudian bercerita perihal kehilangan mesin pompa air milik beberapa orang warga setempat.

Menurut laporan warga jalan Haji Doel, belum lama ini ada beberapa warga yang tinggal di jalan itu kehilangan mesin pompa air.
Kejadian ini tentu meresahkan warga setempat. Namun sampai saat ini belum ada warga yang berinisiatif untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian setempat. Menurut Akbar salah seorang warga mengatakan neneknya telah kehilangan satu unit mesin pompa air beberapa waktu lalu, dan hal itu tidak pernah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat karena nenek nya beralasan tidak ingin hal ini terlalu dibesar-besarkan.

“Kejadian kehilangan mesin pompa air yang menimpa nenek saya beberapa waktu lalu memang tidak kami laporkan kepada pihak kepolisian setempat. Itu karena nenek saya tidak ingin hal itu terlalu dibesar-besarkan” Kata Akbar saat ditemui di teras kantin milik nenek nya.

“Kejadian kehilangan mesin pompa air sudah sering terjadi dilingkungan warga masyarakat sini. Terutama masyarakat yang memiliki rumah tinggal di sepanjang bantaran sungai Teraju Amas Semparuk” Ucapnya

Dari pantauan Awak Media belum lama ini menunjukkan kondisi masyarakat yang rentan menjadi korban tindak pencurian mesin pompa air ini rata-rata adalah masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Teraju Amas Semparuk.
Banyak dari masyarakat yang menjadi korban tindak pencurian ini
enggan melapor kejadian yang menimpa mereka.

“Belum ada warga yang melapor kepada pihak Kepolisian. Hal ini mungkin karena masyarakat ‘malas’ ribut dan membesar-besarkan kejadian tersebut” Tambahnya.

Senada dengan Tini yang tinggal di jalan Pendidikan Semparuk, ia mengatakan sudah banyak warga masyarakat Semparuk yang kehilangan mesin pompa air namun belum ada dari pihak warga yang melapor kepada pihak keamanan setempat.

“Yang kehilangan mesin pompa air di daerah kita (Semparuk, Red) sudah ada sekitar enam belas orang. Itu terjadi seminggu yang lalu dan sampai sekarang pencuri nya belum ditemukan.” Katanya

“Bahkan aksi pencurian mesin pompa air ini sudah merembet ke wilayah Singa Raya dan sekitarnya” Ucapnya lagi.

“Kejadian terbaru kehilangan mesin pompa air dialami oleh Mimin di jalan Nelayan, satunya lagi Astaman di jalan Berdikari ” Tambahnya menginformasikan.

Awak Media Radar Investigasi kemudian segera menuju ke salah satu tempat kejadian perkara. Melakukan dialog bersama warga untuk mengetahui kejadian secara langsung. Kemudian Awak Media ini lanjut menyisir keseluruh jalan didalam kota kecamatan Semparuk, namun tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Oleh warga saat ini Siskamling mulai diaktifkan kembali dibeberapa ruas jalan utama dalam kota Semparuk.

Menurut Darno investigator dari tim Radar Investigasi menerangkan hasil investigasi yang sempat dilakukan di lapangan beberapa waktu lalu. Ia menemukan adanya sekelompok orang yang keluar masuk jalan dan gang dalam kampung, mereka terlihat ada yang membawa sejenis karung pupuk atau karung plastik untuk menimbulkan kesan seolah-olah mereka adalah pemulung yang sedang mencari barang bekas.

“Saya selaku investigator dari dan bersama wartawan media Radar Investigasi sempat beberapa kali turun dan melakukan investigasi dilapangan” Kata Darno saat dijumpai di sebuah cafe jalan Tunas Muda Semparuk.

Darno menegaskan apa yang ia dan tim nya kerjakan dalam rangka meningkatkan partisipasi terhadap keamanan dan kenyamanan dilingkungan sosial masyarakat.

“Kami juga menghimbau masyarakat banyak untuk lebih pro aktif lagi menjaga kamtibmas dilingkungan tempat tinggal masing-masing. Hal itu diharapkan agar kita bisa mempersempit ruang gerak para pencuri yang saat ini sedang marak beraksi di wilayah kota Kecamatan Semparuk” Katanya sambil meneguk Kopi kampung pesanannya.

“Jadi kita harus waspada terhadap kedatangan tamu dari luar daerah kita, baik yang datang dan masuk secara perorangan maupun secara berkelompok. Karena beberapa waktu lalu diduga pelaku pencurian mesin pompa air yang selama ini beraksi adalah sekelompok anak-anak muda tak dikenal” Ungkapnya.

Menurut keterangan yang diperoleh dari warga pun membenarkan hal tersebut, bahwa kasus pencurian mesin pompa air ini sudah sering terjadi di Semparuk. Dan sampai saat ini pelaku utamanya belum diketahui.
Pada Minggu malam tampak dua orang pengendara motor yang mondar-mandir dalam area jalan dan gang di Semparuk Kuala. Mereka memanfaatkan suasana yang sepi untuk melancarkan aksi mereka

Modus operasi pencuri ini adalah berhenti didepan rumah warga yang berada di sepanjang bantaran sungai Teraju Amas yang membelah kota kecamatan Semparuk. Para pencuri ini lalu pura-pura mengalami kerusakan sepeda motornya. Selanjutnya jika dirasa keadaan sudah cukup aman dan sepi baru mereka beraksi dengan merusak atau mematahkan pipa paralon yang mengarah ke mesin pompa air. Setelah dapat barang yang diinginkan mereka segera kabur dari TKP.

Atas laporan tersebut, Radiman Hasan Koordinator Multi Stakeholder Forum (MSF) Kota Semparuk menghimbau kepada warga masyarakat yang merasa telah kehilangan mesin pompa air agar segera melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian setempat.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Semparuk yang merasa telah kehilangan mesin pompa air, agar dapat kiranya melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kepolisian setempat” Katanya

“Kita berharap agar warga masyarakat yang merasa telah kehilangan mesin pompa air untuk segera lapor pada pihak kepolisian. Dari laporan tersebut tentu pihak kepolisian akan segera menindak lanjuti informasi yang telah masuk ke institusi mereka” Jelasnya.

“Selanjutnya kita juga berharap ada tim keamanan yang akan mulai menggiatkan patroli pada daerah yang tampak sepi dan rawan tindak kejahatan” Paparnya.

Senada dengan apa yang dikatakan oleh Radiman Hasan, Darno mengatakan jika ada warga masyarakat yang memiliki informasi tentang adanya gangguan ketertiban umum agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

“Satu hal lagi jika menemukan orang-orang yang gerak geriknya terlihat mencurigakan, maka harus segera didekati dan jangan takut untuk menanyakan kepentingannya” Pungkasnya.

(Radiman Lah/Darno Kopan)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img