23.5 C
Banyuwangi
Selasa, September 27, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Anda Jadi Korban Mafia Berkedok Koperasi, Segera Hubungi Nomor Ini

- Advertisement -spot_img

Banyuwangi | Kantor Hukum Oase Law Firm Advocate and Legal Consultant beralamat di Jl. Raya Jember No. 5 Ds. Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi membuka Posko pengaduan dan Hotline korban dari koperasi simpan pinjam. Rabu (14/09/2022).

Direktur utama Kantor Hukum Oase Law Firm, Sunandiantoro, SH., Menyampaikan, Alasan didirikannya posko pengaduan dari korban Koperasi Simpan Pinjam adalah dikarenakan banyaknya korban Koperasi yang meminta bantuan hukum di Kantor Hukum Oase Law Firm.

“Posko Pengaduan Korban Koperasi Simpan Pinjam ini kami dirikan lantaran banyak masyarakat yang menjadi korban Koperasi mengadu ke kantor atau bisa Hubungi 0822-3457-4022,”ujarnya

Setelah dia analisa secara hukum, koperasi-koperasi tersebut melakukan pelanggaran dengan modus dijadikannya hutang pokok, bunga.

“Dan denda dijadikan menjadi pinjaman pokok dengan bentuk Surat Pengakuan Hutang,”kata Sunandiantoro yang sering disapa Sunan.

Kata Sunan Pengacara Muda itu,  tanggungan hutang para anggota koperasi dihitung dengan perhitungan bunga ber-bunga sehingga nominal hutangnya melebihi jaminan yang dianggunkan, dan ada juga Koperasi yang menghimpun maupun menyalurkan dana dari orang yang tidak menjadi anggota Koperasi tersebut.

“Bahkan lebih parahnya lagi ada dugaan tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh pengurus koperasi.”cetak dia

Lebih lanjut Sunan, tujuan didirikannya Posko Pengaduan Korban Koperasi ini adalah agar masyarakat tidak menjadi korban dari niat jahat dari mafia berkedok Koperasi

“Dan agar masyarakat mempunyai tempat untuk mengadukan apabila menjadi korban dari Koperasi,”kata Sunan lagi

Dirinya menambahkan, Kantor Hukum Oase Law Firm akan melakukan Laporan secara langsung atas perbuatan Koperasi Simpan Pinjam yang mengorbankan banyak masyarakat ini kepada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, serta akan mengajukan Hearing dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia agar melakukan pengawasan dan penindakan dengan tegas

Terhadap Koperasi – Koperasi yang nakal yang menyengsarakan masyarakat Indonesia, “pungkasnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img