28.2 C
Banyuwangi
Selasa, September 27, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Komisi II DPRD BELTIM Lakukan Peninjauan Pelaksanaan Proyek Jalan Gusong Cina.

- Advertisement -spot_img

Gantung – Radar Investigasi | Menanggapi surat permintaan Rapat Dengar Pendapat atau RDP, yang dilayangkan oleh tiga lembaga kontrol sosial, LSM Fakta, MPC Pemuda Pancasila Beltim dan DPC LAKI Beltim, ke DPRD Kabupaten Belitung Timur, tentang mutu atau kualitas pekerjaan pada proyek Rekonstruksi/Peningkatan kapasitas struktur jalan Kabupaten Ruas Batu Penyu – Gusong Cina di kecamatan Gantung, Belitung Timur, beberapa waktu yang lalu.

pada Senin (29/8/2022), DPRD Beltim melalui Komisi II pun menjawabnya, dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan Proyek tersebut yang ada di area Gusong Cina, desa Batu Penyu kecamatan Gantung, kabupaten Belitung Timur Babel.

Giat peninjauan langsung ke lokasi proyek, Komisi II DPRD Beltim yang diketuai oleh Sardidi, SE. atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Samin dari fraksi PDIP, mengajak serta para anggota Komisi II DPRD Beltim lainnya, seperti Tom Haryono (PDIP), Dwi Nanda Putra(Golkar), Mirza Saputra (PBB) dan juga Oman Anggari (Nasdem).

Tak ketinggalan pula Tim Kejaksaan Negeri Beltim, Tim KPH Gunung Duren, unsur Kepolisian dan TNI Belitung Timur, Dinas PUPR, Sekda, Camat Gantung, Kades Batu Penyu, Konsultan supervisi dan personil yang mewakili kontraktor pelaksana proyek tersebut, ikut hadir di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut Dwi Nanda Putra atau Bung Erwin anggota Komisi II DPRD Beltim dari fraksi Golkar, yang memberikan pembukaan diskusi di lapangan, menyampaikan kepada semua yang hadir dalam giat tersebut, bahwa kedatangan Komisi II DPRD Beltim mengajak semua yang terkait dalam pengerjaan dan pengawasan agar bersama sama melakukan pengawasan dalam pelaksanaan proyek pembangunan yang ada di Belitung Timur, tak terkecuali masyarakat biasa pun juga bisa ikut mengawasinya.

“ menanggapi surat yang diajukan oleh kawan kawan dari lembaga sosial kontrol, kami menanggapinya dengan langsung datang kesini, karena ibarat kata pepatah kita, jangan hanya sekedar melihat mendingan langsung datang memeriksa, siapapun, atau komponen, lembaga apapun atau juga masyarakat awam sekalipun akan kami tampung semua, baik buruk akan kami terima semua, disinilah kita mencari solusi bersama sama, dengan cara datang dan melihat langsung kondisi pelaksanaan proyek ini” kata Erwin.

Sementara itu Sardidi selaku Ketua Komisi II DPRD Beltim, mengatakan bahwa, kedatangan Komisi II DPRD Beltim adalah merupakan bentuk sikap tidak adanya pembiaran dan juga dengan mendatangi langsung ke lokasi proyek, diharapkan dapat menemukan solusi secara bersama sama dalam menyikapi hambatan atau kendala dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“ Kedatangan kita ini, adalah bentuk sikap kita, bahwa kita tidak ada pembiaran, dan dengan mendatangi langsung kesini, mungkin bisa ketemu solusinya, mungkin bisa clear, dan juga kepada kawan kawan dari lembaga kontrol sosial, jika persoalan tekhnis yang dianggap bermasalah, silahkan berkonsultasi dengan dinas terkait, dari keterangan dinas PUPR, memang jalan ini belum final, masih akan dilakukan proses lainnya dengan melapisinya dengan agregat, namun juga saya mengucapkan terimakasih kepada kawan kawan lembaga kontrol sosial atas sumbangsihnya dalam pengawasan ini, dan saya harap jangan Cuma di Batu Penyu ini saja, namun juga se-Beltim” jelas Sardidi panjang lebar.

Tak Cuma itu, Sardidi pun menendaskan agar pihak kontraktor paling tidak menyiapkan Direksi Keet atau bangunan sebagai kantor sementara, untuk tujuan para pejabat atau pengawas lainnya jika ingin menanyakan segala sesuatu terkait proyek Rekonstruksi/Peningkatan kapasitas struktur jalan Kabupaten Ruas Batu Penyu – Gusong Cina di kecamatan Gantung tersebut.
(Tim) BENNI/FREDY

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img