24 C
Banyuwangi
Rabu, Desember 7, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Dua Siswa Di Banyuwangi Terancam Tidak Ikut Ujian, Isi Pesan WA Bendahara Sekolah Mengejutkan.

- Advertisement -spot_img

Banyuwangi – Radar Investigasi | Dua siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mojopanggung, Kabupaten Banyuwangi Berinsial  A dan H keduanya mengaku tidak  mendapatkan nomor ujian lantaran belum bisa melunasi uang Paguyuban di kelasnya.

Hasil Investigasi di lapangan, Salahsatu wali murid Sebut saja wahyu, Mengatakan, dari pengakuan anaknya bakal tidak bisa mengikuti ujian senin depan pasalnya tidak di berikan nomor ujian.

“Belum dapat nomor ujian karena belum bayar Paguyuban, ” kata wahyu namanya enggan di beritakan. Sabtu (11/06/2022).

Dia menuturkan, Kedua anaknya duduk di bangku sekolah tersebut, dia mengeluarkan uang sebulannya sebesar Rp. 650.000 untuk membayar Paguyuban.

” totalnya semua Rp. 650.000 keduanya (Red. anak)”jelasnya.

Sebelumnya, Dirinya sudah menanyakan hal ini kepada pihak bendahara melalui pesan whatsapp (WA) namun jawabannya masih mendapatkan solusi terbaik, bahkan bendahara memohon kepada wali murid untuk kewajibannya (Red. Biaya Paguyuban) di selesaikan

“Njenengan putranya apa sudah mendapatkan haknya d sini? Ngapunten.. Klo sudah mendapatkan haknya. Mohon kewajibannya d tunaikan.. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻”tulis pesan bendahara lewat wa kepada wahyu.

Sementara Kepala Sekolah SDN 1 Mojopanggung, Dra. Hariyanah,  Di konfirmasi melalui pesan whatsapp dirinya belum bisa berkomentar.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img