24.7 C
Banyuwangi
Jumat, Oktober 7, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Jalan Menuju Polsek Jabiren Raya Berlobang, Kontraktor : Tidak Ada Urusan dengan Wartawan, dan Pihak Polsek Setempat

- Advertisement -spot_img

Pulang Pisau – Radar Investigsi | Dikutip dari www.transhapakat.web.id, Polemik antara kontraktor dengan jurnalis yang bertugas di Kabupaten Pulang Pisau bernama Sendri (25/4/2022) terkait proyek pembangunan jalan menuju Kantor Polsek Jabiren Raya , Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, hingga membawa nama Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono.

Kejadian tersebut berawal saat Sendri melakukan komunikasi terhadap kontraktor pemeneng lelang pekerjaan pembangunan kantor Polsek Jabiren Raya bernama Jerry dengan tujuan memberi masukan sesuai peran dan fungsi kontrol sosial, terkait dengan pembangunan tibunan jalan menuju Polsek Jabiren Raya yang kondisinya mulai berlobang.

Dikatakan Sendri, hal yang wajar melalui peran dan fungsi pers melakukan kontrol sosial terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan termasuk pembangunan Fasilitas pelayanan publik, dari hasil percakapan via seluler dirinya justru mendapatkan perlakuan kata – kata yang menyenangkan dari kontraktor, dia menyampaikan kata – kata ” tidak ada urusan dengan kamu atau wartawan, dan pihak Polsek setempat,” saya (kontraktor) hanya berurusan dengan Kapolres.

Bahkan dalam pembicaraan via seluler menurut keterangan Sendri menyayangkan sikap arogansi kontraktor bahkan mengancam melaporkan anggota polsek kepada Kapolres jika berani melaporkan kerjaanya kepada siapapun termasuk kepada wartawan.

Diungkapkan Sendri di era keterbukaan informasi publik, kekuatan idealisme media masa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dijalankan secara konsisten, namun dalam menjalankan fungsi hak, kewajiban dan peran pers selalu menghormati hak asasi setiap orang, dan pers di tuntut profesional dan terbuka, bahkan pers sendiri dikontrol oleh masyarakat.

Sehingga peran pers sangat penting dalam menyampaikan pesan kepada masyatakat luas, dan palaku bisnis termasuk para pengusaha atau kontraktor, yang mengunakan anggaran bersumber keuangan negara, terkait dengan peran dan fungsi pers sebagai kontrol sosial yang di mungkinkan banyak orang yang tidak senang, seperti yang dialami oleh wartawan bernama Sendri.

Saat dikonfirmasi www.transhapakat.web.id pihak kontraktor membenarkan kejadian tersebut, diriya menilai seolah – olah diperintah oleh wartawan di suruh memperbaiki kerjaan timbunan yang berlobang tersebut, sedangkan menurut pihak pemborong hanya Kapolreslah yang berhak memerintahkan kepada kontraktor.

Dan pihak dari kontraktor pekerjaan tersebut masih dalam masa pemeliharaan, sehingga pihak kontraktor berkewajiban melakukan penyelesaian pekerjaan sampai masa pemeliharaan pekerjaan berakhir.

Sementara itu, Radar Investigsi Mencoba mengkonfirmasikan kepada Kapolres Pulang Pisau melewati Kasi Humas Polres Pulang Pisau meminta klarifikasinya, hingga berita ini diturunkan, masih menunggu tanggapan.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img