27.2 C
Banyuwangi
Jumat, Oktober 7, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pengurus Pusat BAI Angkat Bicara Terkait Aktivitas PETI Kembali Menjamur, Polda Kalbar di Minta Tindak Tegas

- Advertisement -spot_img

Sintang,Kalbar – Radarinvestigasi | Meski sempat hilang dan tak lagi beraktivitas untuk waktu yang singkat, namun lagi-lagi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjamur di desa Sungai Ana, sungai rembai, Kecamatan Sintang dan Kecamatan tempunak, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

“Aktivitas PETI disungai Ana sudah sangat memperihatinkan dan sumber air bersih kami bukan tidak mungkin sudah tercemar,” ujar warga yang namanya minta dirahasiakan.

Pantauan awak media Radar Investigasi dilapangan terdapat Puluhan penambang PETI itu kembali beroperasi di daerah aliran sungai dan bebas melenggang Tanpa adanya pengawasan petugas terkait.

Padahal baru bulan November 2021 kemaren Polda Kalbar telah merilis hasil operasi dan memproses 42 kasus Pertambangan emas Tampa Ijin (PETI) dalam sebulan dan ada sebanyak 62 orang ditetapkan tersangka.

Ditemui ditempat berbeda Chandra Makkawaru, S.Pd., SH.,MH selaku Pengurus Pusat Badan Advokasi Indonesia (BAI) mengatakan bahwa Penindakan terkait maraknya Aktivitas PETI di Kalbar masih menjadi PR kinerja Kapolda Kalbar saat ini yang harus diselesaikan.

“ Sudah selayaknya aparat hukum mengambil sikap tegas, jangan diam dan melihat saja, tetapi lakukan tindakan yang ada efek jera sehingga aktivitas tersebut dapat dihentikan,” tegasnya. (Tim)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img