oleh

Waduh !! Oknum Paminal Polda Kalteng Terkesan Menutupi Laporan Warga

-Polri-431x dibaca
Palangkaraya, Kalteng – Radar Investigasi |  Menindak lanjuti laporan pelapor  inisial RR terhadap salah satu anggota Satlantas Murung Raya Inisial IP, dengan dugaan mengancam dan membawa kabur istri orang lain serta membackingi Ilegal Logging.
Saat dikonfirmasi Tim Radar Investigasi, RR menuturkan bahwa sampai detik ini tindak lanjut laporan tersebut tidak jelas penindakan serta ketegasan dari pihak Paminal Polda Kalteng.
“ Saya merasa laporan saya ini terkesan di tutup – tutupin, ada dugaan bahwa memang sengaja di diamkan ” Akunya, Rabu (5/1/2022).
Bukan hanya itu saja, RR juga menyampaikan baru saja dirinya mengkonfirmasikan kepada penyidik, namun dirinya mendapatkan jawaban bahwa dirinya (Penyidik) tidak berhak memberitahukan hasil penyelidikan tersebut kepada pelapor dengan alasan takut di marahi dan takut di tegur pimpinan paminal polda kalteng.
“ Saya sangat kecewa dengan kinerja oknum anggota tersebut, laporan saya telah di sampaikan berkali –  kali, tidak hanya lewat lisan saja, tetapi saya telah memberikan pengaduan tembusan kepada Divisi Propam Presisi Mabes Polri yang kemudian laporan saya dilimpahkan ke Paminal Polda Kalteng ” ungkapnya.
Lebih lanjut dalam keterangan RR bahwa dirinya telah di periksa di ruang Paminal  Polda Kalteng beberapa waktu yang lalu, semua bukti telah di serahkannya serta RR telah di panggil dan di periksa.
“ Namun ada kesan bahwa pihak penyidik Paminal  Polda Kalteng seakan akan menutupi kasus laporan tersebut, meskipun kiranya tahu dan benar adanya telah terjadi perbuatan tidak menyenangkan yang di lakukan oleh satu anggota Satlantas Murung Raya IP ” Bebernya lagi.
Perlu di ketahui, Dari keterangan yang didapatkan RR bahwa, semua sudah di akui oleh IP kemudian IP mengakui bahwa dirinya dengan SN (Wanita yang dibawanya kabur) sudah menikah setelah cerai dari pelapor. namun hal tersebut di bantah oleh pelapor karena dirinya dengan SN tidak pernah bercerai.
“ Sampai detik ini antara saya dengan SN tidak ada surat perceraian dari pengadilan ” ucap RR dengan tegas.
Kemudian dikatakan RR juga, Apapun alasannya, dirinya tidak terima di perlakukan semaunya, dia berharap IP dipecat dari Anggota Kepolisian Republik Indonesia dan juga SN dipecat juga dari Dinas yakni bekerja sebagai pegawai rumah sakit. dirinya memohon agar Paminal Polda Kalteng segera bertindak tegas, sesuai surat pelimpahan dari Divisi Propam Presisi.
  • Sebagai upaya lebih jauh, Tim Radar Investigasi mengkonfirmasikan hal itu kepada pihak penyidik Paminal Polda Kalteng via What’s App,namun diminta pelapor secara langsung datang ke kantor biar dijelaskan oleh pimpinannya. Setelah itu Tim Radar Investigasi menanyakan apakah wartawan Radar Investigasi tidak boleh mengetahui penjelasan langsung darinya serta menanyakan siapa nama pimpinannya. Hingga berita ini diturunkan tidak ada tanggapan.
Disisi lain, Kasatlantas Polres Murung Raya, telah di konfirmasi namun dengan tanggapan bahwa dirinya tidak tahu apa masalahnya pasalnya baru bertugas 1 bulan.
“ Saya orang baru namun saya akan coba melakukan mediasi secara baik – baik dulu ” tuturnya.