Penyaluran BLT di Desa Kasoloan, Ikut Menyukseskan Program Vaksinasi Nasional

Pasangkayu – Radar Investigasi | Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan langsung oleh pemerintah desa sebagai dampak dari Pandemi Covid 19, masih berlangsung hingga saat ini. Khusus di desa Kasoloan Kecamatan Bambaika Kabupaten Pasangkayu tadi pagi, dihadiri oleh Kepala Kejasaan Negeri (Kajari) Pasangajari Pasangkayu Muchsin, SH, MH Sekaligus memantau pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Desa Kasoloan Mahmud, S.Sos memberikan sambutan pada penyerahan BLT desa ini, untuk senantiasa mentaati protokol kesehatan, selain itu beliau juga menjelaskan bahwa penerimaan BLT yang dikaitkan langsung dengan program vaksinasi nasional ini, bukan merupakan paksaan kepada masyarakat, namun ini adalah program pemerintah pusat, agar masyarakat sehat dan terbebas dari ancaman pandemi covid 19, jadi kami himbau kepada masyarakat agar jangan takut divaksin dan jangan menyebarkan informasi di media sosial bahwa masyarakat tidak diberikan BLT kalau tidak divaksin.

Sementara itu Danramil Bambarasa Kapten Inf Ismail menjelaskan agar kiranya masyarakat tidak terpropokasi dengan isu-isu yang menyesatkan bahwa vaksin ini sangat berbahaya, kalau ada oknum yang menyebarkan isu hoaks tolong diinformasikan ke pihak berwajib untuk diproses hokum sebagai penyebar hoaks.
Program vaksinasi ini adalah program nasional, yang harus disukseskan oleh seluruh elemen masyarakat.

Kapolsek Bambalamotu, Iptu Muhammad Nur mengungkapkan jangan merasa kecil hati atau kecewa tidak menerima BLT karena tidak mau divaksin, ini merupakan program pemerintah pusat, dan merupakan kebaikan untuk kita semua menuju Indonesia sehat.

Pada kesempatan tersebut Camat Bambaira Muhammad Abduh memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kasoloan yang telah tepat waktu menyalurkan BLT tahap ini, kami selaku pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh aparat desa atas kinerjanya dan kepada masyarakat yang memdapat BLT ini dapat mempergunakan untuk keperluan kebutuhan mendasar, seperti beras, gula dan kebutuhan pokok lainnya.

Baca :  Komjen Firli Bahuri: Kita Berikan Penghargaan Kepada TNI

Untuk program vaksinasi ini bukanlah program yang dibuat-buat, namun ini merupakan program nasional pemerintah pusat yang harus dipatuhi dan ditaati oleh seluruh masyarakat Indonesia, Jadi kalau ada penerima BLT yang tidak mau divaksin, sebaiknya dicoret atau ditunda pemberiannya, karena ini merupakan instruksi pusat jadi harus dilaksanakan, hingga ke tingkat paling bawah yaitu desa, ini sudah menjadi keputusan bersama Menteri, Gubernur dan Bupati yang diteruskan ke tingkat kecamatan, jadi Kepala Desa serba salah kalau tidak menjalankan program pemerintah ini, kita harus sukseskan program pemerintah.
Saat ini semua pengurusan seperti SIM, syaratnya harus sudah divaksin. Olehnya itu marilah kita sama-sama sampaikan kepada saudara, handai tolan untuk segera mengikuti vaksinasi ini.

Sementara itu Kajari Pasangkayu yang Kasi intel Kejari Pasangkayu M Zaki Mubarak, SH, menyampaikan permohonan maaf bapak Kajari karena tidak dapat menghadiri secara langsung kegiatan di desa ini. Kasi intel memberikan apresiasi atas program vaksinasi dalam rangka penerimaan BLT. Kasi intell berbagi informasi mengenai vaksinasi ini, dengan vaksin ini tentunya akan meningkatkan imun kita, jangan percaya dengan informasi hoaks yang menyesatkan.

“Vaksin ini akan dilakukan setelah warga diceckup kesehatannya, dan telah lulus screnisasi, dan kalau terbukti ada penyakit tentunya vaksin tidak akan dilakukan,” pungkasnya  (kadir/slamet)