Iklan
image_pdfimage_print

Jambi – Radar Investigasi |pelaku pemerasan terhadap warga bernama P. Hutasoit (52) Warga perumahan dempo II, Rt 015/Rw 004, beranama Asep Dedi Supriadi warga Dusun Bebeko, Kecamatan Bathin II Bebebo, Kabupaten Bungo, di amankan Satreskrim Polres Bungo sekira pukul 15.00 Wib. Senin (26/4)

Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi melalui Paur Humas Polres, IPTU M Nur , Menjelaskan, pelaku pemerasan atau begal diamankan berkat laporan polisi dari Riski Kurniawan Saputra (19) warga kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani. Awalnya korban melintas di jalan perkebunan sawit PTP Afdiling III, Kelurahan Sungai Binjai.

“Korban dihentikan oleh pelaku serta dimintakan uang. Karena korban tak mau memberikan uang. Pelaku mengancam korban dengan sebilah parang diletakkan di leher korban. Saat itu, korban langsung menyerahkan uang Rp 360 ribu kepada pelaku,” ungkapnya

Masih kata M. Nur, setelah korban menyerahkan uang, pelaku kembali memaksa agar korban itu memberikan tas kepadanya. Nanun korban saat itu tidak mau dan terjadilah perkelahian antara korban dan pelaku. Karena pelaku menggunakan sajam dan korban berusaha merebut sajam yang digunkan pelaku hingga terluka.

“Setelah perkelahian terjadi korban minta tolong warga lain, saat itu tangan korban sudah penuh darah karena rebutan parang yang diarahkan oleh pelaku kepada korban. Setelah itu pelaku kabur menggunakan sepeda, mendegar suara minta tolong warga sekitar membantu mengejar pelaku.

“Tidak lama pelaku kabur motor dikendarai oleh pelaku tersebut putus rantai dan akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan kepada kepolisian dan pelaku dibawa ke Polres Bungo. Saat itu juga, korban dibawa ke Klinik Ayumas sumpang Jambi untuk pertolongan,” ujar M Nur.

Pelaku sendiri, melanggar pasal pemerasan dan atau Pencurian dengan Kekerasan Pasal 368 dan atau 365 KUHPidana. Selain itu, sepeda motor milik pelaku dan sebilah parang juga diamankan di Mapolres Bungo untuk dilakukan tindak lanjut.

“Kami menghimbau agar masyatakat lebih hati-hati dalam berkendaraan terlebuh di tempat sepi. Karena jelang hari idul fitri, sering terjadi tindak kejahatan. Bila melihat orang tak dikenal di jalan maka lebih berhati-hati dan bila terjadi sesuatu maka segera laporkan kepada polisi,”tutupnya. (red)

redaksi
Author: redaksi