Beranda News Proyek Milyaran Ambruk, Pengerjaan CV. Tujuh April Diduga Asal Jadi

Proyek Milyaran Ambruk, Pengerjaan CV. Tujuh April Diduga Asal Jadi

43
0

Malilì.Lutim,Radarinvestigasi.id-Lanjutan proyek pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi DI, kalaena, yang berada di desa Margomulyo, kec Tomoni Timur, kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan diduga kuat bermasalah. Pasalnya, mega proyek pembangunan saluran irigasi kalaena yang mengahabiskan anggaran Rp, 6,048,102,000 (Enam milyar empat pulub delapan juta seratus dua ribu rupiah) tersebut sudah rubuh (rusak).

Padahal, proyek tersebut sementara dalam tahap pengerjaan. Berdasarkan hasil pantauan media Radar Investigasi, senin, 27/07/2020, salah satu bagian dari dinding saluran irigasi yang tampaknya belum lama selesai dipasang, sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Batu kali yang diduga sebelumnya telah terpasang, tampak berhamburan bersama campuran semen.

Diduga kuat, bangunan tersebut ambruk karena campuran material (semen dan pasir) yang digunakan tidak sesuai standar. Selain dugaan ketidak sesuaian campuran material (semen dan pasir), ambruknya dinding irigasi yang sementara dalam proses pengerjaan tersebut juga diduga kuat diakibatkan ketebalannya dinding yang tidak mengikuti standar yang telah ditentukan.

dari pantauan Radar Investigasi, tampaknya ketebalan dinding irigasi tersebut hanya seukuran satu deretan susunan batu kali, atau lebih kurang 10-15 cm. Proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI, kalaena dengan No, Kontrak, HK.02.03-AU/PJPA/IR.I/26/II/2020 ini dikerjakan CV, Tujuh April. Dari papan informasi yang terpasang disekitar lokasi proyek, diketahui bahwa pembangunan saluran irigasi kalaena tersebut dibangun dengan menggunakan APBN 2020, dengan waktu pelaksanaan 270 hari kalender. Konsultan supervisi untuk mega proyek pembangunan saluran irigasi kalaena tersebut tercantum nama PT. Intra Persada Konsultan. 

Belum ada keterangan dari Pihak Kontraktor terkait ambruknya bangunan irigasi tersebut, sampai berita ini dinaikkan. (Tim)