Beranda Sumatra Jambi Proyek “Asal Jadi” Telan Dana Ratusan Jutaan Diduga Rugikan Negara, Ini Kata...

Proyek “Asal Jadi” Telan Dana Ratusan Jutaan Diduga Rugikan Negara, Ini Kata Warga

352
0

Tebo Ilir – Radar Investigasi.id | Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di dusun Tanjung Sari, kelurahan sungai bengkal, dikerjakan CV BERJAYA Yang menelan Anggaran Ratusan juta Diduga di kerjakan Asal Jadi.

Salah satu warga sekitar, sebut saja eko, mengatakan, Salah satu pekerjaan yang diduga tidak memenuhi spesisifikasi teknis yakni pekerjaan peningkatan jalan lingkungan dusun Tanjung Sari,kelurahan sungai bengkal, kabupaten Tebo Ilir,yang dikerjakan CV BERJAYA dengan nilai pagu anggaran Rp. 179.744.705.37 dengan volume Pengerjaannya tidak jelas pasalnya tidak tercantum pada plang proyek di lokasi pekerjaan.

Informasi dari papan proyek tersebut tertulis, Pekerjaan tersebut dibiayai dari dana APBD 2019, waktu pengerjaan 90 hari kalender.

Lanjut warga, proyek tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan RAB Batu yang di gunakan untuk cor, lanjut dia, Jalan yang selama ini perbaikan jalan didambakan oleh masyarakat kelurahan sungai bengkal, tepatnya di dusun Tanjung Sari, tidak sesuai dengan harapan, pasalnya jalan tersebut sudah tidak nyaman lagi di lewati.

“sekarang udah keluar kuat dugaan jalan tersebut di kerjakan tidak sesuai spek Jalan rabat beton yang di kerjakan 2019 lalu, sangat di sayangkan, layaknya jalan yang udah di bangun bertahun tahun” ujarnya warga dengan nada kesal, yang namanya di dirahasiakan itu,

Dia meminta kepada pemerintah untuk menindak tegas kepada oknum kontraktor yang mengerjakan proyek yang tidak sesuai dengan spek maupun pekerjaannya asal jadi sehingga merugikan pihak manapun.

“Kami selaku masyarakat meminta kepada pihak pemerintah kabupaten Tebo yang berwenang, supaya menindak tegas, terhadap oknum kontraktor yang nakal, epek dari perbuatannya bukan saja merugikan negara, tapi juga masyarakat setempat,” ujarnya.

Dengan adanya kondisi proyek yang memperhatikan itu, Hingga berita ini di muat belum ada tanggapan dari pihak terkait, berhubung pihak kontraktor nya susah untuk ditemui. (budi kurniawan)