Beranda Sumatra Jambi Oprit Jembatan Kompol Sugeng Anjlok, Warga Minta Segera Diperbaiki

Oprit Jembatan Kompol Sugeng Anjlok, Warga Minta Segera Diperbaiki

330
0

JAMBI,TANJAB BARAT-RADARINVESTIGASI.ID- Jalan pendekat atau pelat injak pendekat (oprit) Flyover Jembatan Kompol Sugeng, Kabupaten Tanjab Barat, disinyalir akan menyebabkan runtuh.

Keterangan Yang dihimpun Radar Investigasi, Oprit Flyover Jembatan Kompol Sugeng sudah dua kali retak, peristiwa pertama terjadi pada tahun 2019 ketika Flyover mulai dioperasikan. Kemudian akhir tahun 2020, publik kembali di kaget kan dengan peristiwa serupa.
Tidak hanya itu saja, Sejumlah warga mengeluhkan anjloknya oprit Jembatan Kompol Sugeng yang menjadi akses vital bagi masyarakat di Kabupaten Tanjab Barat,khusus nya. Jembatan yang baru berusia satu tahun itu juga menjadi akses penghubung Kec,Bram Itam,
Pengabuan, dan Kec,Senyerang

bagian oprit jembatan yang anjlok sepanjang dua meter dari lebar jalan enam meter. Sepintas, pengendara memang tak akan melihat jika bagian oprit di jembatan itu agak menjorok ke dalam. Namun, jika tidak waspada, kondisi itu akan sangat membahayakan pengguna jalan.

“Kami harap jembatan itu segera diperbaiki karena sering terjadi kecelakaan,” ujar Camat Bram Itam, Hendri Fonda, kepada Radar Investigasi.id, Senin (14/12/2020).

Ia menjelaskan, anjloknya oprit jembatan tersebut sudah terjadi sekira satu bulan yang lalu. Kondisi itu jelas sangat mengganggu pengguna jalan terutama warga yang melintas dari Bram Itam – Pengabuan, atau sebaliknya.

“Apalagi itu posisinya ada di turunan jalan. Para pengendara mobil dan motor juga sering ngebut dengan arah berlawanan sehingga rawan kecelakaan. Kita harapkan segera diperbaiki,” katanya.

Mamat, pengendara yang sering melintas di kawasan itu mengakui jika anjloknya oprit jembatan itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

“Saya setiap hari melintas di jembatan itu. Memang berbahaya sekali,” katanya.

Mamat menduga anjloknya oprit jembatan Kompol Sugeng yang di Danai oleh APBD1 Provinsi TA 2019, karena banyaknya armada bertonase besar yang melintas di kawasan itu. Menurutnya, armada bertonase besar itu dapat mempercepat sekaligus memperparah kerusakan oprit jembatan.

Kondisi oprit jembatan Kompol Sugeng yang anjlok ternyata sudah diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi. tapi sampai hari ini belum ada tanda-tanda mengarah untuk di perbaiki,”tutupnya.

(M yusup)