Beranda News NTB Muzakir Bayi Usia 21 Tahun Bertemu Menteri PMK dan Gubernur NTB di...

Muzakir Bayi Usia 21 Tahun Bertemu Menteri PMK dan Gubernur NTB di Desa Sade

72
0

Lombok Tengah.Radarinvestigasi.id Ditemani Gubernur NTB, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tiba di Desa Sade, Menko PMK bekeliling, sesekali menyapa masyarakat yang tengah duduk di depan rumahnya. “Bagaimana kabarnya ibu, sehat.?” Tanya Menko PMK kepada ibu-ibu yang ada di Desa Sade.

“Alhamdulillah, baik pak Menteri,” jawab ibu Ratisah sambil menawarkan Menko PMK untuk membeli hasil kerajinan tangannya. (27/08/2020)

Sebagai Desa yang terkenal dengan produk lokalnya, Seluruh rumah yang ada di Desa Sade memiliki hasil kerajinan tangan masing-masing. Mulai dari gelang, baju hingga selendang di produksi langsung dari rumah mereka masing-masing.

“Berapa hari buatnya ini bu,” tanya Menko PMK kepada ibu Siti yang sedang asik nenun kain songket miliknya. “Murah pak, mulai dari 200-300 ribu,” jawabnya sambil meluruskan benang-benang sesekannya.

Disela-sela kunjungannya, Menko PMK tiba-tiba berhenti, perhatiannya tertuju kepada seorang anak bernama Muzakir yang dibawa oleh kepala desa Sintung, Lombok tengah. “ini dia kenapa.? Sakit.?” tanya Menko PMK keheranan. “Bukan Pak, pertumbuhan badannya tidak setabil, usianya sudah 21 tahun, tapi badannya masih 65Cm,” Jawab Herman.

Tanpa menunggu lama, Menko PMK bersama Gubernur NTB langsung memberikan bantuan kepada Muzakir, secara langsung Menko PMK meminta Dinas Sosial untuk memasukkan Muzakir bersama keluarganya sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH)

“Ya minta tolong ya, ini harus kita berikan perhatian husus, Muzakir bersama keluarganya harus dapat PKH,” pinta Menko PMK sambil sesekali memegang tangan Muzakir.

Kades menceritakan, Muzakir lahir normal seperti bayi pada umumnya, gejala bintik-bintik merah mulai muncul ketika usianya beranjak dua tahun, pada saat ibu nya melahirkan Muzakir, hingga beberapa bulan ibunya lumpuh, tidak bisa jalan.

“Muzakir tinggal sama kakeknya, bapaknya tidak tau kemana,” ungkap Herman, Kades Desa Sintung tempat Muzakir tinggal.

“Ya pak Gub, Dinas Kesehatan juga kita minta bantu Muzakir ya,” ujar Menko PMK kemudian melanjutkan perjalanannya melihat kerajinan tangan hasil UMKM Desa Sade, Lombok Tengah.

Menko PMK sepanjang perjalanan banyak bertanya kepada masyarakat, sambil duduk, Menko PMK menanyakan jumlah wisatawan yang datang ke Desa Sade sebelum dan setelah pandemi Covid-19.

“Biasanya berapa wisatawan yang datang” tanya Menko PMK kepada Suryadi.
“Kalo sebelum covid pak, wisatawan mancanegara sampai tiga ribu, untuk yang wisatawan lokal sampai delapan ribu setiap bulannya pak,” jawab Suryadi.

“Untuk saat ini gimana pak Surya, apa sudah mulai ada yang berdatangan, jangan lupa, ingatkan seluruh wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Menko PMK mengingatkan.

“Siap pak, untuk wisatawan masih sedikit yang datang pak, kadang sepi, karena baru-baru kami buka kembali Desa Sade ini,” jawab surya sambil berdoa semoga covid-19 cepat berakhir.

Pewarta: Yudi