Beranda News aceh Miris Butuh Sentuhan Dana, SMK Negeri 1 Pante “Tak miliki” pagar !

Miris Butuh Sentuhan Dana, SMK Negeri 1 Pante “Tak miliki” pagar !

38
0
Kondisi Pagar SMK N 1 Pante Bidari

Aceh Timur – Radar Investigasi | Keadaan Sekolah SMK Negeri 1 Pante Bidari Kab. Aceh Timur sangat Memperhatinkan pasalnya kondisi pagar membutuhkan Sentuhan Dana Pemerintah Untuk bangunan pagar yang Kuat dan aman bagi Anak Didik.

Dari informasi Yang Di Himpun Radar Investigasi, Sejak berdirinya SMK Negeri 1 Pante Bidari itu sampai dengan sekarang tidak memiliki pagar sekolah yang merupakan sarana vital untuk terwujudnya keindahan dan kerapian sekolah seperti yg dicanangkan oleh Pemerintah Aceh dengan Program BEREH-nya.

Pagar sebagaimana yang kita ketahui mempunyai peran & fungsi sebagai pelindung komponen yang ada di dalamnya dari gangguan berbagai hal seperti salah satunya masuknya hewan ternak ke lokasi sekolah sehingga menyebabkan lingkungan sekolah menjadi terlihat kotor disamping hal lain yaitu tidak terjaganya kesehatan dan keasrian lingkungan.

Kepala Sekolah (KS) SMK Negeri 1 Pante Bidari, Bapak Azhari, ST, M. Pd, beliau menjelaskan, Pihaknya sudah mengupayakan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh, Namun Hingga berita Ini Dimuat, Upaya Tersebut Belum Ada Titik Terang “Ya.. Upaya kami untuk mewujudkan terbangunnya pagar sekolah ini telah dilakukan baik berupa koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh dan juga melalui pengajuan permohonan, tapi sampai sekarang belum membuahkan hasil yang positif. Respon sudah ada, tapi untuk realisasi kita tidak tahu kapan”, terang Kepsek Kepada Radar Investigasi

pihak Sekolah berharap kepada Pemerintah Aceh agar dapat merealisasikan pembangunan pagar di SMK Negeri 1 Pante Bidari yang sudah sekian lama tidak kunjung terwujud meski sudah beberapa kali mengajukan permohonan berupa proposal kepada Dinas Pendidikan Aceh

Di tempat Terpisah, dalam konfirmasinya dengan tokoh warga setempat yang sudah lama tinggal di sekitaran sekolah membenarkan hal tersebut kepada Media ini.

menuturkan, Desa Buket Bata atau yang lebih familiar dg nama Teupin Batee pada masa konflik merupakan salah satu desa terparah tingkat kerusakan yakni banyak rumah dan fasilitas umum yang yang hancur membuat gampong itu harus bangkit dari nol lagi untuk keluar dari keterpurukan akibat konflik.

“Pada masa konflik banyak sarana dan prasarana serta fasilitas umum lainnya di Desa Buket Bata hancur kala itu”.namanya Yang dirahasikan Itu

Lanjutnya, berkat dari upaya kuat masyarakat setempat kala itu untuk bangkit lagi dari keterpurukan akibat konflik akhirnya membuahkan hasil yaitu berdirinya SMK ini tahun 2010 dengan tujuan mencerdaskan anak bangsa khususnya yang berasal dari Desa Buket Bata ini sendiri maupun dari desa lainnya yang berada jauh lagi di pedalaman.

” saya sangat mengharapkan adanya campur tangan pihak dinas dalam hal ini Dinas Pendidikan Aceh, dirinya juga mengaku jika tanpa ada campur tangan pihak Dinas maka mustahil Pembangunan Pagar permanen sebagai sarana penting menjaga kerapian akan bisa terwujud” Tutupnya

(mudin)