Beranda Kabar Polri Kuli Tinta di Aniaya, Kapolres Sumenep Beberkan Kronologisnya

Kuli Tinta di Aniaya, Kapolres Sumenep Beberkan Kronologisnya

48
0

Sumenep, Radarinvestigasi.id-Kholik Warga Gapura, Kecamatan Gapura yang dikeroyok kemaren siang, Kapolres Sumenep, Madura angkat bicara dan beberkan kronologisnya di depan Mapolres Sumenep, (Selasa, 18-08-2020).

AKBP Darman, S.I.K didepan awak media menjelaskan, berawal ada kendaraan roda 4 yang diduga milik saudara kholik yang di parkir di jalan dekat polsek, yang bertujuan agar truck yang bermuatan material milik PT.Garam tidak melewati jalan tersebut.

“Selang Beberapa waktu datang beberapa warga desa Paloloan komplain dan meminta mobil tersebut agar dipindah, namun tidak bisa dipindah, dan atas kejadian tersebut beberapa anggota kepolisian melakukan negosiasi,” Jelasnya

Disinggung adanya pemukulan terhadap kholik yang dilakukan beberapa warga, Darman menjelaskan bahwa itu adalah ketidakpuasan dan luapan emosi masyarakat pada saat itu.

“Ada kejadian pemukulan karena ada ketidakpuasan, luapan emosi sesaat kerumunan massa, mobil ditengah jalan yang menggangu aktifitas warga. Polres mengambil langkah mengamankan saudara Kholik dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan, dan warga bisa di tenangkan,” terangnya

Kapolres berjanji akan bekerja semaksimal mungkin dalam menangani kasus ini,”Saya harap warga tetap tenang dan mari saling jaga kondusifitas.” Pungkasnya.

Diketahui sebelumnya,Holik warga Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura jadi korban penganiayaan oleh puluhan orang di depan Polsek Gapura. Minggu (17/8/2020).

Dari vidio yang beredar di aplikasi WhatsApp terlihat beberapa warga sedang menganiaya seseorang yang juga berprofesi sebagai wartawan media online dan atas kejadian tersebut korban dirawat secara insentif di RSUD Moh. Anwar Sumenep.(BAM)