Beranda NTB Lombok Kades Tanak Beak Terkesan Tak Becus, Warga Segel Kantor Desa

Kades Tanak Beak Terkesan Tak Becus, Warga Segel Kantor Desa

8
0

Lombok tengah -Radar Investigasi | Warga desa tanak beak kecamatan batukliang utara kembali mendatangi kantor desa tanak beak untuk menyegel kantor desa kamis (08/10/2020)

Warga tidak puas dengan aksi yang di lakukan pada rabu kemarin karna masyarakat menilai kepala desa (Kades), maknun Diduga tidak bisa menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat desa tanak beak

Salah Satu Warga, jun, mengatakan, aksi ini akan terus berlanjut setiap hari yang akan di datangi oleh masa yang lebih banyak lagi “tidak akan tinggal diam selama kades belum mengundurkan diri”ucap Jun Kepada Radar Investigasi

Kades (maknun) mengatakan pada saat di segel kantor desa oleh masyarakat banyak saya tidak akan mengundurkan diri dari jabatan saya karna saya lelah kampanye dulu ucap sang kades di depan masyarakat banyak

Masyarakat dan kades sempat saling dorong dan adu mulut sambil kades menendang kayu yang ada di depan kantor desa dan tidak lama kemudian kadespun pulang diam diam dan meninggalkan motor dinasnya dan meninggalkan masyarakat banyak yang sedang di depan kantor

Yang Di Beritakan Sebelumnya, warga berorasi di depan kantor desa dengan membacakan berbagai macam permasalahan yang ada di tengah masyarakat dan juga dugaan dan penyelewengan jabatan Kepala Desa (kades), maknun.

sempat Maknun tidak mau keluar bertemu masyarakat namun setelah masyarakat berteriak dan debat dengan petugas baru kades keluar dari ruangannya dan berdialog dengan masyarakat

namun warga bersisi keras tidak mau dengar kades bicara menurut salahsatu warga Maknun sudah sering kali bersilat lidah dengan masyarakat

Salah seorang masyarakat desa tanak beak mengatakan kades ini suka bohong dan tidak bisa mengayomi masyarakat selalu mengadu domba masyarakat sehingga masyarakat sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan kades terhadap masyarakat sehingga masyarakat meminta harus turun dari jabatannya

tak lama berorasi, maknun kemudian menjawab pertanyaan masyarakat yang sedang orasi namun bicaranya tidak sesuai dengan apa yg di perbuat sehingga masyarakat semakin memanas dan tidak mau di ajak berdialog dengan kades tersebut. (Syukron)