Beranda News IAIN Jember Selenggarakan UM PTKIN Secara Online

IAIN Jember Selenggarakan UM PTKIN Secara Online

3
0

 Radar Investigasi – JEMBER – Meski di tengah pandemi covid 19, IAIN Jember (Institut Agama Islam Negeri Jember), Senin (3/8/2020), menyelenggarakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) Tahun 2020. Berbeda dengan tahun sebelumnya, UM PTKIN kali diselenggarakan secara online. Artinya, dengan UM PTKIN Online peserta ujian tidak perlu datang ke lokasi. 

“Pelaksanaan UM PTKIN tahun ini berbeda, karena tahun ini kita selenggarakan secara online. Ini untuk memudahkan peserta agar tidak perlu datang ke lokasi ujian. Mereka cukup mengerjakan di tempat tinggal masing- masing,” ungkap Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, saat meninjau pelaksanaan ujian. 

“Pelaksanaan UM PTKIN tahun ini berbeda, karena tahun ini kita selenggarakan secara online. Ini untuk memudahkan peserta agar tidak perlu datang ke lokasi ujian. Mereka cukup mengerjakan di tempat tinggal masing- masing,” ungkap Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, saat meninjau pelaksanaan ujian. 

Total ada 59 PTKIN di seluruh Indonesia, secara serentak mulai Tanggal 3-10 Agustus mendatang, yang menyelenggarakan UM PTKIN. 

“Dalam sejarah, ini pertama kalinya ujian kita selenggarakan secara online. Dan sejauh ini tidak ada kendala yang dihadapi oleh peserta maupun panitia,” tambah Prof Babun. 

Jika pelaksanaan UM PTKIN online ini sukses, tentu akan menjadi sejarah bagi Kementerian Agama karena ujian ini baru pertama kali dilaksanakan secara online. 

“Setiap hari, pelaksanaan UM PTKIN Online dibagi menjadi tiga sesi. Dimana setiap sesinya, diikuti oleh 20 peserta,” terangnya. 

Prof Babun menambahkan, karena ujian ini diselenggarakan secara online, dan diawasi secara online, maka pihaknya sudah mengantisipasi agar tidak terjadi kendala teknis. 

“Kalau ujian online begini biasanya rawan pemadaman aliran listrik, sehingga kami sudah menyediakan mesin genset. Jadi, sewaktu- waktu ada pemadaman, bisa langsung diatasi,” katanya. 

Prof Babun berharap, meski UM PTKIN dilaksanakan secara online, tidak akan mengurangi kualitas input calon mahasiswa di seluruh PTKIN se Indonesia.

“Kami yakin, karena system seleksinya juga dibuat begitu ketat,” terangnya. 

Untuk diketahui, Tahun 2020 ini, IAIN Jember akan menerima mahasiswa untuk tingkat strata satu (S1) sebanyak 3500 mahasiswa, dari tiga jalur seleksi. Yakni, Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN kemudian UM PTKIN Online dan UM Mandiri IAIN Jember. (*)