Beranda Kabar Polri Gubenur Jatim Perpanjang! Insentif Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Sampai 31 Agustus 2020

Gubenur Jatim Perpanjang! Insentif Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Sampai 31 Agustus 2020

6
0

Sumenep.Radarinvestigasi.id – Gubenur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan kebijakan program pemberian insentif berupa potongan harga pajak dan pembebasan denda kendaraan bermotor khusus warga jawa timur.

Gubernur (Jatim), memperpanjang insentif ini yang seharusnya berakhir pada 31 Juli 2020 menjadi 31 Agustus 2020. Mantan menteri sosial itu menuturkan perpanjangan insentif pajak daerah di Jatim sejalan dengan keputusan pemerintah pusat yang meneruskan kebijakan insentif pajak sampai dengan akhir tahun 2020.

Melalui Polres Sumenep yang bekerjasama dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Sumenep, Menerapkan kebijakan pemberian insentif pajak kendaraan bermotor.

Abdur rahman, Pengelola Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sumenep, mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Gubenur Jawa Timur nomor 188/150/KPTS/ 013/2020 tentang pemberian intensif pajak kendaraan bermotor.

“Disini sudah diterapkan dari tanggal 12 Juni sampai 31 Juli 2020 dan ada kebijakan lagi dari ibu Gubernur bahwa ada masa perpanjangan sampai 31 Agustus 2020,” kata Mamang saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu (5/8/2020)

Surat yang dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tanggal (11/6/2020) tentang kebijakan pemutihan berupa bebas sanksi administrasi dan diskon PKB merupakan suatu inisiatif pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang memiliki kendaraan motor di masa pandemi Covid-19.

Pihaknya memaparkan ada dua dispensasi bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, pertama, potongan pokok pajak kendaraan, kedua, penghapusan dengan keterlambatan pajak serta denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga masih berlaku masa waktu pajaknya habis atau mati.

“Untuk kali ini beda dari sebelumnya. Kalau sebelumnya hanya dibebaskan sanksi pajaknya. Untuk yang sekarang ini berdasarkan Surat Keputusan Gubenur Jawa Timur nomor 188/267/KPTS/013/2020 diberikan dispensasi bebas denda pajak dan ada pengurangan pokok pajak kendaraan bermotor 15% untuk roda 2 dan roda 4, roda 3 5%,” jelasnya.

Masih kata Mamang sapaan akrabnya mengatakan, tujuan inisiatif pemerintah melalui kebijakan dari Gubenur itu untuk membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat perekonomian masyarakat (Jatim) ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Maka dari itu, saya mengharapkan masyarakat mempergunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Mumpung ada kebijakan dari Gubenur Jawa Timur. Hal ini cuman berlaku di wilayah Provinsi Jawa Timur saja dan wilayah lainnya tidak ada,” tandasnya. (Adi)