Iklan
image_pdfimage_print

Ngabean – Radar Investigsi | Perayaan malam Lebaran dengan petasan menjadi petaka bagi delapan warga Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, kebumen, Jawa Tengah. Tiga orang tewas, dan lima di antaranya masih dirawat di rumah sakit usai terkena ledakan petasan.

Tak hanya itu, satu rumah mengalami rusak berat akibat ledakan petasan tersebut. Plafon dan tembok rumah pun rusak parah.

“Betul (ada ledakan) sementara yang meninggal tiga orang,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Afiditya Arief saat dihubungi detikcom, Rabu (12/5/2021).

Peristiwa itu diduga berawal dari warga yang meracik mercon di dalam rumah sambil menyulut rokok. Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Peristiwa ledakan petasan ini pun memantik Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meluncur ke lokasi dan rumah sakit tadi malam. Para korban ledakan petasan itu dilarikan ke RS Prembun, RS PKU Kutowinangun, dan RSDS Kebumen.

“Atas kejadian itu, kami turut belasungkawa kepada para korban dan keluarga. Sebelumnya Pemda dan Polres Kebumen telah memusnahkan bahan petasan sekitar 400 kg,” kata Arif Sugiyanto.

Dia pun mengimbau warganya agar menghindari kegiatan yang merugikan diri sendiri. Dia juga berharap tak ada lagi warganya yang meracik petasan karena rawan terjadi ledakan.

“Kami mengimbau agar masyarakat menghindarkan diri dari kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain seperti meracik atau membuat petasan. Kami harap masyarakat dapat melaporkan setiap ada peredaran bahan petasan dan para peraciknya ke instansi terkait baik Polres ataupun Polsek Setempat,” pesan Arif.

redaksi
Author: redaksi