Beranda News Cuitan Di Media Sosial Facebook, Anggota DPRD Sumbawa Dipidanakan.

Cuitan Di Media Sosial Facebook, Anggota DPRD Sumbawa Dipidanakan.

6
0

Sumbawa Besar.Radarinvestigasi.id Berkas Pengaduan perkara Dugaan Tindak Pidana secara resmi disampaikan oleh Ketua Tim Kuasa Hukum Paslon Bupati dan wakil Bupati Talifuddin-Sudirman saudara Surahman. MD, SH., MH. yang diterima langsung oleh Kapolres Sumbawa AKPB Widy Saputra, S. IK., di ruang kerjanya. Hal tersebut berbuntut kepada persoalan Hukum atas postingan yang sangat tidak layak dilakukan oleh salah seorang anggota DPRD Sumbawa dari Partai Golkar yang juga selaku tim pemenangan salah satu Paslon nomor urut 4 Pilkada Kabupaten Sumbawa Besar NTB.

Akun media Facebook tersebut atas nama Aan Gaitan. Atas persoalan yang tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi itu Ketua Tim Pemenangan Sumbawa Bersinar (Talif-Sudir) telah ditindaklanjuti pesoalan tersebut melalui proses hukum ke Polres Sumbawa Besar. (05/10/2020)

Laporan Pidana ini adalah sebuah langkah hukum yang harus ditempuh oleh pihak Tim Hukum Sudirman yang saat ini mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Sumbawa melalui jalur Perseorangan (Independen) yang telah digandengkan dengan Ir. Talifuddin, M.Si sebagai Calon Bupati, Paslon tersebut satu-satunya paslon diantara 5 pasangan calon yang maju sebagai kontestan Pilkada Sumbawa 2020 melalui jalaur Independen. Atas postingan yang dilakukan oleh saudara Ghatan Hanu Cakita melalui akun Facebooknya Aan Gaitan merupakan wakil rakyat yang saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Sumbawa yang kemudian menjadi perdebatan di ruang publik atau Media Sosial Facebook ungkap Man sapaan advokat Muda ini.

Atas kejadian ini, Aan alias Ghatan Hanu Cakita dalam postingan tersebut sangat sok serta memfitah Calon Wakil Bupati, selain daripada itu posting yang dia layangkan ke publik dengan unsur sengaja mengundang pro-kontra masyarakat Sumbawa dalam menghadapi proses Pilkada ini, bahkan yg lebih parah lagi dia mempersilahkan kami untuk melakukan proses hukum atas perbuatannya, tanpa ada niat baik sedikitpun selaku wakil rakyat yang apa bila telah salah dalam suatu tindakan segera menyadari diri lalu minta maaf, apa ini merupakan contoh wakil rakyat yg mau kita banggakan dengan sejuta kesombongan dan keangkuhan, cetus Surahman kepada awak media.

Untuk itu Kami selaku Kuasa Hukum Pelapor, telah secara resmi menempuh jalur hukum atas perbuatan Terlapor yang telah mendiskreditkan paslon kami melalui Media Sosial Facebook, dengan bahasa postingan yang telah tersebar kemana-mana sehingga menyebabkan kegaduhan diruang publik dan menimbulkan perdebatan yang semakin membuat pihak kami sebagai salah satu peserta pilkada merasa sangat dirugikan”, tegas Surahman.

Dalam postingan tersebut sangat nyata diarahkan ke paslon kami dengan kalimat bernada sinis, sehingga membuat para pendukung kami bereaksi keras terhadap kata-kata yang dilontarkan oleh seorang yang notabene adalah seorang pejabat publik, sehingga langsung berdampak dan menjadi perhatian di dunia maya sehingga terjadi kegaduhan secara meluas antara yang pro dan kontra masing-masing pendukung paslon.

Terhadap kasus tersebut kami minta kepada Polres Sumbawa untuk memprosesnya sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, tutup Surahman. (YD)