Beranda News 30 Drum Solar Ilegal, Robohkan Rumah Di Tepi Pantai Werhir

30 Drum Solar Ilegal, Robohkan Rumah Di Tepi Pantai Werhir

7
0

Tual Radarinvestigasi. Baru baru ini masyarakat kota tual dihebohkan dengan robohnya sebuah rumah ditepi pantai werhir yang diduga kuat menyimpan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa, minyak solar Ilegal sebanyak 30 Drum.

Rumah tersebut roboh akibat beban muatan minyak yang diisi di dalam drum melebihi kapasitas.Sehingga, tiang tiang penyangga rumah yang lapuk menjadi patah dan roboh

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual, Ibu Darnawati Amir Koedoeboen, SKM.MM. Ketika ditemui diruang kerjanya 14 Agustus 2020.

Kadis Perindag yang biasa disapa Ibu Dar menjelaskan, robohnya rumah tersebut terjadi hari kamis lalu 7/8/20 dan dinas perindag baru mengetahuinya pada hari senin 10/8/20. Setelah itu, Kepala Dinas bersama stafnya melakukan pengecekan.

Setelah Tim melakukan pengecekan di tempat kejadian, terdapat 30 drum solar penuh yang sudah dievakuasi keluar. Dan BBM tersebut diambil dari 3 APMS.

Untuk diketahui, tempat penjualan BBM tersebut tidak ada ijin penyimpanan

“Sesuai fakta lapangan, rumah tersebut tidak layak dijadikan pangkalan atau tempat penyimpanan BBM.”ujarnya.

Menurut Ibu Dar, Pemilik BBM yang berinisyal (W) telah melakukan pelanggaran dan bisa ditindak pidana

Lanjut dikatakan, Dinas Perindag akan melakukan investigasi dari pertamina, SPBU, APMS hingga ke pangkalan dan pengecer yang lainnya.

“Mafia-Mafia BBM akan dibasmi satu per-satu, agar tidak lagi terjadi kelangkaan BBM yang menyebabkan masyarakat mendapatkan BBM dengan harga mahal dan sulit,” tandasnya.
(TIM)