28.2 C
Banyuwangi
Selasa, September 27, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

PSM Di SMP N 2 Banyuwangi Terkesan “Menghantui” Siswa Ikut Ujian, Wali Murid Sebut Wajib

- Advertisement -spot_img

Banyuwangi – Radar Investigasi | Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Banyuwangi akan melakukan ujian pertengahan semester pada hari senin depan.

Informasi dihimpun, Agar dapat mengikuti ujian itu wali murid di “wajibkan” untuk membayar Peran Serta Masyarakat (PSM)  dengan nominal per siswa yang berbeda – beda sehingga wali murid merasa khawatir si buah hatinya tidak mengikuti ujian pertengahan semester dengan kehendaknya dia terpaksa membayar Uang PSM tersebut.

Hal itu sampaikan oleh salah satu wali murid yang usai membayar PSM, Sebut saja Melati, dia mengatakan membayar PSM itu sebagai syarat untuk mendapatkan nomor ujian.

“Wajib mas (membayar PSM. Red)”tuturnya.

Dirinya membayar uang PSM itu sebulannya di tarik sebesar Rp. 85.000 per bulan.

“Anak saya kelas 8 Mas”jelas dia. Kamis (22/09/2022)

Sementara Kepala Sekolah SMP N 2 Banyuwangi, Dewi Astuti, Dirinya menepis dengan adanya informasi tersebut.

“Tidak benar semua bisa mengikuti ujian meskipun belum bayar PSM ” ujarnya. Jumat (23/09/2022)

Menurut Dewi,  PSM berupa sumbangan dari wali murid yang sudah disepakati dengan komite

” bila tidak mampu bisa mengajukan pembebasan dan  keringanan kepada komite ” pungkasnya

Perlu di ketahui, Setiap siswa di beri selembar kertas berukuran sekira 10 Cm X 20 Cm yang mencantumkan nama bulan Januari  hingga Desember yang mirip kartu SPP,  setiap siswa yang sudah membayar maka dicatat kartu tersebut sesuai bulannya, dan bila ada bulan yang belum di bayar maka siswa di segara untuk melunasinya dan di berikan kwintansi yang mencantumkan tulisan  nama Komite.

Selain itu juga, Pada Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah,  Pasal 1 Ayat 5 Berbunyi : Sumbangan Pendidikan, yang selanjutnya disebut dengan Sumbangan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh peserta didik, orangtua/wali nya baik perseorangan maupun bersama-sama, masyarakat atau lembaga secara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan. 

Seperti berita sebelumnya, Selain bayar PSM wali murid pun di tarik berupa uang paguyuban senilai Rp. 10.000 Perbulan berdasarkan informasi uang paguyuban itu di gunakan untuk membeli kipas angin, beli cat atau kebutuhan yang lainnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img