28.2 C
Banyuwangi
Selasa, September 27, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Tim Gabungan Di Malang Berhasil Amankan 1.504 Batang Rokok Ilegal Dan Arab Bali

- Advertisement -spot_img

Malang – Radar Investigasi | Sebagai bentuk pelaksanaan Operasi Gempur II dan juga mewujudkan pelaksanaan realisasi pemanfaatan dana bagi hasil Cukai hasil Tembakau (DBHCHT), Bea Cukai Malang kembali melaksanakan kegiatan Operasi gabungan bersama Pemerintah Kabupaten Malang, kegiatan ini dilakukan dengan melakukan penyisiran terhadap toko – toko yang ada di Wilayah Kecamatan Ngajum, Kromengan dan Sumberpucung, Jumat (16/09/2022).

Dari hasil pemeriksaan didapati 2 toko yang menyimpan dan menyediakan untuk di jual barang kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT), jenis sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merk tanpa dilekati pita Cukai sebanyak 87 bungkus dengan total 1.504 batang, atas temuan barang tersebut oleh petungas / Tim dilakukan penegakan dan dibawa ke kantor Bea Cukai Malang.

Setelah melakukan Operasi gabunganTim Intelijen dan Penindakan Kator Bea Cukai Malang mendapatkan informasi bahwa terdapat pengiriman BKC jenis minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA), tanpa dilekati pita Cukai melalui sinergi informasi Cyber Patrol, informasi dan Tim Cyber Patrol mendapati adanya pengiriman MMEA ilegal melalui jasa Expedisi JNE, dari Bali menuju Malang dengan nomer resi pengiriman nomor 050420019445622, dan 05042019446522.

Berbekal informasi tersebut Tim kemudian melakukan Tracing secara berkala, setelah mengetahui lokasi barang Tim segera melakukan pemeriksaan di jasa Expedisi JNE Express gudang Inbound, dari hasil pemeriksaan didapati adanya pengiriman BKC MMEA, jenis Arak Bali tanpa dilekati Pita Cukai sebanyak 2 Koli = 80 Botol 600 ml dengan kadar 36% atas penindakan tersebut Tim membawa barang ke Kantor Bea Cukai Malang.

Tim Kemudian melanjutkan kegiatan dengan melakukan Operasi Patroli darat dan melakukan pemeriksaan terhadap jasa Expedisi
JNT Cargo MLG005A di jalan raya Krebet RT.23 RW.05 Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang dan dari hasil pemeriksaan kedapatan BKC HT jenis SKM dengan Merk Fajar Bold sebanyak 490 bungkus dengan total 9.800 batang tanpa dilekati Pita Cukai, atas penindakan tersebut Tim membawa dan mengamankan barang tersebut ke Kantor Bea Cukai Malang untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Dalam kegiatan tersebut Tim juga melakukan Sosialisasi dan himbauan kepada warga masyarakat dan jasa Exspedisi agar tidak menerima pengiriman BKC HT Ilegal dari hasil penindakan tersebut ditaksir kerugian Negara yang ditimbulkan sebesar Rp.10.670.400.00 dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp.14.830.560.00, kami akan selalu bekerja maksimal untuk memberantas peredaran barang kena Cukai Ilegal termasuk menindak tegas atas pengiriman BKC Ilegal yang dapat merugikan masyarakat dan menimbulkan kerugian Negara, tegas Gunawan Tri Wibowo Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Malang.

(Ratri)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img