28.2 C
Banyuwangi
Selasa, September 27, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Tambang Galian C Ilegal, Polisi Sebut Diduga Tidak Punya Izin

- Advertisement -spot_img

TRENGGALEK –  Radar Investigasi | Satreskrim Polres Trenggalek menutup tambang galian C Ilegal di Desa Sumberejo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek.

Pengelola tambang itu diduga tak memiliki izin. Aktivitas pertambangan sudah beroperasi hampir sebulan.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim mengatakan, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka kasus tambang ilegal itu.

Tersangkanya ialah AS (40), warga setempat yang merupakan pengelola tambang. Ia kini ditahan di Mapolres Trenggalek.

“Aktivitas pertambangan galian C disana dilakukan menggunakan satu alat berat ekskavator. Aktivitas itu tanpa izin sama sekali,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, Jumat(9/9/22).

Aktivitas tambang itu dilakukan di lahan milik warga. Lahan itu berbentuk perbukitan seluas 2.602 meter persegi. Pemilik lahan awalnya menghendaki agar lahan itu diratakan supaya bisa dibangun rumah di atasnya. Oleh pengelola lahan itu digali dan tanah hasil galian dijual, Lanjut Iptu Agus Salim.

“Saat ada pesanan bisa sampai 40 rit. Per hari tersangka bisa menjual antara 15 sampai 20 rit dum truk. Tanah galian itu dijual ke masyarakat yang membutuhkan seharga Rp 125 ribu per rit. Rata-rata pembelinya membutuhkan tanah untuk menguruk lahan,” imbuhnya.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 158 junto pasal 35 UURI nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UURI nomor 4 tahun 2009 tentang minerba. Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun,” pungkasnya. (Yan/DON)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img