27.8 C
Banyuwangi
Rabu, Agustus 17, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

LSM Gempar Makassar Soroti PPDB

Makassar radar investigasi.id .
Tim LSM Gempar Indonesia dan Gerakan Mahasiswa Bersatu Geruduk Disdik Sulsel Terkait PPDB 2022 Makassar– Team LSM Gempar Indonesia dan Gerakan Mahasiswa Bersatu (GMB) geruduk Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, menggelar aksi damai orang tua siswa terkait PPDB 2022.

Dan membuat puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sulawwesi Selatan Jl Perintis Kemerdekaan, Selasa (26/7/2022).

Tak sedikit pula orang tua siswa yang mendatangi langsung sekolah tempat anaknya mendaftar guna memprotes pendaftaran PPDB online yang bermasalah.

Menurut, Ismail selaku kordinator LSM Gempar Indonesia, ia menyampaikan dengan adanya masalah server atau aplikasi PPDB yang bermasalah pada saat dibukanya PPDB yang dinilai merugikan masyarakat Sulsel dan terkesan meresahkan masyarakat. Dimana aplikasi tersebut tidak bisa diakses atau di update oleh peserta pendaftar PPDB.

“Sedangkan dalam pelaksanaan PPDB telah kucurkan anggaran yang cukup besar. Namun, hasil daripada pelaksanannya di duga tidak sesuai dengan harapan masyarakat Sulsel.
Maka berdasaran hal tersebut di atas, kami dari Koalisi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Amran selaku Kordinator Gerakan Mahasiswa Bersatu menyampaikan kami menuntut dan mendesak ketua Panitia PPDB untuk membuka data-data secara transparansi di depan khayalak umum, dan kami mengecam oknum-oknum yang melakukan tindakan kecurangan pada PPDB Jalur Zonasi di beberapa SMAN dan SMK di kota Makassar, Bahwa jika terbukti adanya kecurangan, kami menuntut kepala Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan memberhetikan Sekdis Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan ketua PPDB. Bahwa PPDB 2022 Gagal, dan banyak masyarakat yang di rugikan karna jaringan yang sering eror.

” Dan Kami menuntut kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera memasukkan calon peserta didik baru yang di rugikan oleh kejadian tersebut. Mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan agar segera membuat kebijakan untuk memprioritaskan masyarakat serta wilayah sekitarnya untuk bisa menempuh pendidikan di SMAN/SMKN di kota Makassar,” Tegasnya. (Tim)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img