27.8 C
Banyuwangi
Rabu, Agustus 17, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

DPO kasus Haornas Di Tahun 2018 Ditangkap Kejari

TERNATE, Radar Investigasi – Kejaksaan negeri (Kejari) kota Ternate Maluku Utara, berhasil menangkap Satu tersangka Kasus dugaan korupsi kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018, kurang lebih 2 bulan menjadi DPO saksi.

Berdasarkan pantauan Radar Investigasi, tersangka tiba dan keluar dari Bandara sekitar pukul 17. 45 WIT dan dikawal langsung oleh tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Jumat (22/07)

Tersangka yang berinisial YC merupakan LO (Liasion Officer) diamankan penyidik di Jakarta dan dibawa ke Ternate untuk ditahan karena dalam proses pemeriksaan, YC dinilai tidak koperatif.

Kasi Pidsus Fajar Hidayat mengatakan bahwa, tersangka inisial YC langsung dibawa ke Polres Ternate dan ditahan di rutan polres ternate.

“Inisial YC akan langsung dibawa ke Polres untuk mendapatkan penahanan di Rutan Polres Ternate,” katanya.

Lanjut kasi pidsus, YC saat di amankan tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, di Jakarta sangat koperatif saat di periksa,” ujarnya

Dikesempatan itu kepala kejaksaan negeri (Kajari) kota Ternate, Abdullah mengatakan bahwa, pagi tadi tim penyidik Pidsus Kejari Ternate, sedang mengamankan satu tersangka kasus Haornas di Jakarta.

“Pagi tadi tim penyidik Pidsus Kejari Ternate, mengamankan satu tersangka kasus Haornas di Jakarta,” katanya

Dalam kasus ini, penyidik Kejari Ternate telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi baik di tingkat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI maupun Dispora Kota Ternate.

Kegiatan Haornas bersumber dari dua anggaran, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 2,5 miliar dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate senilai Rp 2,8 miliar pada tahun 2018.

Di saat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus ketua tim anggarannya adalah M. Tauhid Soleman yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Ternate.

Beberapa kali Kejari juga melayangkan panggilan terhadap M. Tauhid Soleman untuk diperiksa terkait kasus tersebut. (Sumardin)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img