24.1 C
Banyuwangi
Jumat, Juli 1, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Penjual Minol Ilegal Terjaring Ops. Pekat 2022 Polresta Banyuwangi

Banyuwangi – Radar Investigasi | Hasil Ungkap OPS Pekat Semeru T.A. 2022 Satreskrim Dan Unit Reskrim Polsek Jajaran Polresta Banyuwangi Periode Tahun 2022 Berhasil Amankan 132 Tersangka.

Kapolresta Banyuwangi AKBP. Deddy Foury Millewa, Melalui Wakil Kapolresta Banyuwangi Mengatakan, handak/mercon, narkoba, premanisme, prostitusi, pornografi, judi, miras, oknum aparat yang menjadi becking TP yang berhasil diungkap oleh Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Jajaran Polresta Banyuwangi selama 12 hari sejak 23 Mei hingga 3 Juni 2022 sebanyak 125 Laporan Polisi diantaranya : Perjudian, Prostitusi, Pornografi, Premanisme, penyalahgunaan narkoba (Lahgun) Narkoba Dan Minuman keras

Jumlah Tersangka yang berhasil diamankan dari kegiatan selama dua belas hari tersebut sebanyak 132 Orang ” terang Wakil Kapolresta Banyuwangi.

Kata dia, Modus Operandi di yang di lakukan oleh tersangka yakni para pelaku melakukan perjudian dengan melawan hak serta mempertaruhkan sejumlah uang dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat, yang dilakukan dengan cara melakukan perjudian dengan menggunakan sejumlah kartu  melakukan perjudian jenis nomor togel menggunakan media handphone

Sedangkan Para pelaku melakukan prostitusi dengan cara mengirimkan beberapa foto perempuan/wanita melalui media sosial Whatsapp dan menyepakati harga dan lokasi pertemuan

Para pelaku Pornografi menyebarkan dan membagikan foto atau vidio yang mengandung konten kesusilaan, dengan cara menyebarkan melalui media sosial (Twitter)”katanya

Para pelaku melakukan aksi pungutan liar (pungli) dengan menyuruh preman yang melakukan tindakan kriminal di lapangan. Seperti mencuri, merampas handphone, memeras, dan perusakan sedangkan pelaku menjual minuman beralkohol tanpa dilengkapi surat ijin yang sah.

Pasal yang dipersangkakan dengan ancaman pidana masing-masing sebagai berikut: 1. Perjudian: Pasal 303 ayat (1) ke (1e) KUHP subs 303 bis ayat (1) ke (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 4 tahun,atau denda sebanyak-banyaknya Rp.10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah);untuk kasus Prostitusi: Pasal 506 KUHP barangsiapa sebagai mucikari (souteneur) mengambil untung dari pelacuran perempuan, dihukum selama-lamanya 3 bulan (KUHP 295); dan untuk kasus Pornografi di jerat Pasal 4 ayat (1) UU RI No.44 tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau pasal 27 ayat (1) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dapat dipidana penjara paling singkat 8 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.”terangnya.

Untuk Premanisme di persangkakan Pasal 170 KUHP tentang melakukan tindak kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dengan ancaman penjara selama-lamanya 7 tahun sedangkan Lahgun Narkoba: Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Golongan I dengan hukuman penjara minimal 4 (empat) tahun dan maksimal pidana mati, serta denda paling sedikit Rp800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000 (sepuluh milyar rupiah).

“Minuman keras di jerat Pasal 300 ayat 1, barang siapa dengan sengaja menjual atau memberikan minuman memabukan kepada orang telah kelihatan mabuk, diancam pidana penjara paling lama 6 tahun.”terangnya.

Polisi mengamankan Barang Bukti dari pelaku sebagai berikut : 1. 111 paket narkotika jenis sabu berat bersih +47,61 gram, 2.864 Butir Pil Trex, 4. 555 (empat ribu lima ratus lima puluh lima) botol ukuran 600 ml berisi minuman keras jenis arak Bali sama dengan 2.733 liter, 931 botol minuman keras berbagai jenis 2 Jerigen plastik berisi arak ukuran 30 liter, Uang tunai Rp 11.629.000,00,

“6 unit Sepeda motor berbagai merk; 59 (lima puluh sembilan) unit HP berbagai merk, 249 (dua ratus empat puluh sembilan) jenis benda/barang-bukti lainya”pungkasnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img