23.5 C
Banyuwangi
Rabu, Desember 7, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Proyek Sumur Bor Di Desa Rejai “Mangkrak”, Segini Ini Anggarannya

- Advertisement -spot_img

Rejai – Radar Investigasi | Sumur bor yang berada di dusun 1 desa Rejai, tidak pernah teraliri air bertahun-tahun bersumber Anggaran dari Dana Desa (DD) menggelontorkan sekira senilai Rp. 100 jutaan lebih di duga mangkrak.

Informasi dari sumber Terpercaya, Yang namanya enggan di beritakan, Dia Mengatakan, Berawal dari tahun 2018 di adakan pembagunan sumur bor di dusun 1 desa Rejai, mengunakan dana desa sekitar kurang lebih 100 jutaan lebih tahun angaran 2018.

Pada proses pengerjaan  awal diduga terdapat banyak kekurangan dari  fasilitas Bak induk, pendanaan,  Pipa dan tidak teraliri air. Dan akhirnya mangkrak selama 5 tahun.

saat ini terdapat banyak keluhan pada masyarakat karena sumbur bor tidak dapat di gunakan, kades baru (BALI) mencoba mencari solusi, dan akhirnya di buat di lokasi titik berbeda dan  masih dalam penanggung jawab kades lama inisial JI.

Sebelumnya, Saat di hub media Radar Investigasi baru Bali hanya mampu membantu pengadaan pipa baru sekitar 3-4 juta saja, kalau lebih dari pada itu saya tidak mampu dan mengunakan angaran dana Operasional (OP).

Disisi Lain, Radar Investigasi mencoba lagi menghubungi pihak ketua pemborong  inisial TN, Menjelaskan, Kekurangan dana pengerjaan kemarin sudah di bayar separuh sebesar kurang lebih 10 Juta di Daik separuhnya lagi di berikan di desa Rejai.
“sebesar 10 juta, dan masih kurang sekitar  4 jutaan, ” ujar TN. Jumat (17/06/2022)

Seorang warga sekitar, Hendri, Menuturkan, pada saat dirinya menayakan oleh  kades Bali dulu  kades bilang hanya bisa membantu 3-4 juta dan mengunakan dana OP tapi nyatanya ini lebih dari yang dia duga,

saya mempertanyakan uang 20 lebih juga itu apakah benar mengunakan dana OP? Kalau memang benar tunjukan aja laporan Pertanggung jawaban sebagai bentuk Trasparansi agar masyarakat bisa melihat. Tapi pak kades terkesan hengan memberikan, dan selalu berbelit-belit saat di tanya. Kalau memang benar mengunakan dana OP tidak masalah.”Ujar Hendri

Masyarakat berharap agar sumur bor di dusun 1 ini bisa di gunakan agar masyarakat tidak susah lagi mengambil air jauh-jauh mengunakan sampan atau boat di pulau lain  apa lagi  saat menjelang hari raya.

Hingga berita ini di muat, Kepala Desa Rejai, Bali belum di konfirmasi melalui pesan whatsapp dirinya belum bisa berkomentar.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img