30.1 C
Banyuwangi
Senin, Desember 5, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pemancing Asal Kinjil Pesisir Ketapang Ditemukan Tidak Bernyawa

- Advertisement -spot_img

Nanga Tayap – Radar Investigasi – Warga Desa Sungai Kelik di gemparkan dengan adanya kabar hilangnya seorang pemancing yang dilaporkan oleh seorang temannya setelah beberapa saat selesai membentang jaring ikan di sebuah parit, Minggu ( 15-5- 2022 ).

Warga yang mengetahui hal itu segera melaporkan ke pihak rt/ RW setempat dan kemudian segera melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sekitar TKP. Benar adanya, beberapa saat kemudian korban di temukan tenggelam di dasar pasrit sedalam 2 meter dengan jarak kurang lebih 20 meter dari jaring ikan yang di pasangnya dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana.SIKH.MH. melalui Kasubsi PID. Bripka Hariansyah menjelaskan secara detail kronologis kejadian setelah mendalami keterangan dari saksi atas nama Abdul Rahman (57).

“Adapun identitas korban atas nama Marta Pratama ( 37), warga desa kinjil Pesisir, Kecamatan Benua Kayong ”, ujarnya.

Lanjutnya menyampaikan, Menurut keterangan saksi Abdul Rahman, ia bersama korban berangkat ke lokasi perkebunan kelapa sawit PT.BGA yang terletak di dusun Muara Kayong, desa sungai Kelik, kecamatan Nanga Tayap,
Mengendarai sepeda motor jenis KLX.
Sesampainya di lokasi dia bersama korban jam 06. 30 langsung memasang jaring ikan di parit. setelah selesai 30 menit kemudian korban meminta kepada saksi untuk mencari spot pancingan di lokasi lain, saksi setuju dan bergegas berangkat. setelah satu jam kemudian saksi kembali tiba di lokasi, ia tidak menjumpai korban berada di lokasi, kemudian ia berteriak memanggil nama korban sembari mencari kesekeliling namun lebih dari satu jam tidak tiba juga sehingga membuat saksi panik lalu ia berinisiatif untuk mencari bantuan.

Lebih lanjut disampaikannya, saksi di temani warga dan aparat desa di dampingi anggota Polsek Nanga Tayap segera melakukan penyisiran hingga pergi menemukan korban tenggelam di dalam parit kedalam 2 meter dalam kondisi tak bernyawa.
“ Kemudian korban dibawa ke surau Al Mujahidin, RT 15, RW 004, dusun Muara Kayong, untuk saat ini jenazah korban telah di pulangi ke rumah duka menggunakan ambulans masjid Al-anbya dusun Muara Kayong ”, pungkas Bripka Hariansyah.

(Syahrianto) Ketapang

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img