30.4 C
Banyuwangi
Jumat, Mei 20, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Data Bantuan PKH di Desa Rejai “Amboradol”

Lingga – Radar Investigasi | Hendri, Warga desa Rejai, Kabupaten Lingga mengatakan kepada Media ini, Berawal anggota pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH) desa Rejai inisial (LA) mengatakan kepadanya bahwa penambahan calon penerima bantuan PKH baru untuk penerima di tahun 2021.

Tepatnya pada bulan Maret 2021 katanya pencairan dana PKH itu, akan tetapi 38 orang warga belum menerima bantuan itu karna masih tahap pegajuan.

Selanjutnya dijelaskannya, di tahap ke 2 pencairan pada bulan Juni namun waktu pencarian 38 warga ini tidak dapat di cairkan karna keterlambatan informasi batas waktu pencairan dari pihak bank sehingga pihak bank tidak dapat memproses bantuan tersebut.

“ Penerima baru mendapatkan bantuan PKH di bulan September 2021. Hingga sampai tahun 2022 penerima tidak pernah lagi mendapatkan bantuan PKH” ujar Hendri.

Selanjutnya dijelaskan Hendri, dirinya dan rekan media serta perwakilan masyarakat lainnya, pada tgl 18 Maret mendatangi kantor desa Rejai untuk menayakan apa penyebab terjadinya warga yang baru penerima PKH berjumlah 38 orang ini pada tahun 2021 tidak lagi mendapatkan bantuan PKH.
Kedatangan pihaknya disambut kepala desa Rejai atas nama BALI, pendamping PKH (LA), dan kepala urusan sosial inisial (TA).

“ Saat ditanyakan hal itu, Kepala desa Rejai menjawab tidak tahu apa penyebabnya, di tanya ke pendamping PKH (Lia) dengan jawaban bahwasanya ada kesalahan pada sistem di pusat sehingga 38 orang ini data mereka hilang, disambung pula oleh kepala urusan sosial (Tari) yang mengatakan bahwa ada kesalahan teknis dan Lia menyambung dengan jawaban kesalahan terjadi pada seluruh Indonesia ”, ucapnya.

Dari hasil pertemuan dan permasalahan ini, Hendrik katakan bahwa Kades Rajai akan pergi ke dinas sosial kabupaten Lingga Mencari solusi dan mempertanyakan atas permasalahan ini. Sedangkan pada waktu tidak beberapa lama setelah pertemuan itu, Hendrik menghubungi (LIA) melalui sambungan telepon untuk memastikan kesalahannya ada dimana dan jawab Lia kesalahan ada pada dinas sosial Provinsi.

Merasa jawaban sudah tidak ada ketetapan dan tidak relevan, Hendri langsung menemui Kepala dinas sosial provinsi kepri pada 29 Maret kemarin. Hendri langsung menyampaikan semua perihal permasalahan yang terjadi di desa Rejai, apakah benar ada kesalahan pada sistem yang berada pada dinas provinsi? Sehingga data 38 penerima PKH menjadi hilang?

” Tidak ada kesalahan pada sistem kami, bahkan kami baru menemui perihal masalah ini baru ini.
Diduga mungkin ada kesahan pada NIK dan Nama sehingga terjadi seperti itu kata kepala bagian PKH” Sebut Hendri.

Di rasa belum menemukan jawabannya yang jelas dan tepat, lebih lanjut dijelaskan Hendri, Kembali Pada tanggal 21 April 2023, Hendri dan rekan media menghubungi, Koordinator bidang PKH Kabupaten Lingga untuk mendapatakan jawaban yang jelas perihal ini.

Didapatkan jawaban bahwasanya permasalahan yang ada di desa Rejai, juga sama ada di desa – desa lain kami juga mempertanyakan hal ini ke Kementerian sosial pusat juga tidak mendapatkan jawaban alias di gantung ujar Korwil PKH kabupaten Lingga.

Darto
Redaktur Media Radar Investigasi
- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img