31.2 C
Banyuwangi
Minggu, Mei 29, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Wilson Lalengke Imbau Semua Saksi Korban Hadiri Sidang Berikutnya

Bandar Lampung – Radar Investigasi | Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., yang didudukkan sebagai pesakitan dalam kasus perobohan papan bunga di Mapolres Lampung Timur, Jumat (11/3/22) lalu, mengimbau agar para saksi korban tidak ragu-ragu dan takut menghadiri persidangan. Hal tersebut disampaikan tokoh pers nasional itu dalam _press releasenya, Rabu (27/4/22), dari balik jeruji tahanan Polda Lampung.

“Saya harap dan mengimbau kepada para saksi korban yang merasa dirugikan atas kasus perobohan papan bunga itu agar hadir ke pengadilan untuk memberikan kesaksiannya, silakan!” ujar Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini.

Lulusan PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012 itu mengatakan pula, Pengadilan merupakan wadah dalam menyelesaikan perkara hukum yang terjadi, Karenanya jangan ragu-ragu, apalagi takut menghadiri persidangan dan memberikan kesaksian di bawah sumpah.

“Saya berharap agar semua pihak, baik individu maupun kelompok dan instansi pemerintahan berlaku adil, mulai dari dalam pikiran, sikap, hingga perbuatan,”kata Wilson Lalengke yang merupakan mantan guru mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan itu.

Dari balik jeruji, jebolan dari tiga universitas terbaik di Eropa itu menerangkan, Salah satu bentuk perilaku adil itu adalah mengikuti proses hukum dengan baik dan benar.

“Di persidanganlah kita masing-masing menghadirkan kebenaran faktual demi mewujudkan keadilan sesuai koridor hukum yang berlaku bagi semua pihak,” urai Wilson Lalengke.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya yakni gagalnya persidangan kedua atas perkara dugaan pengrusakan papan bunga milik Wiwik Sutinah binti Slamet dan Julius binti Yusuf pada hari Selasa (26/4/22), di PN Sukadana, Lampung Timur, Provinsi Lampung dikarenakan JPU tidak dapat menghadirkan saksi-saksi. Padahal pada persidangan sebelumnya (sidang pertama-red) JPU dari Kejari Lampung Timur menjanjikan akan menghadirkan lima orang saksi pada persidangan kedua, Selasa (26/4/22). Faktanya, satupun tidak ada saksi yang bisa dihadirkan.

Darto
Redaktur Media Radar Investigasi
- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img