24 C
Banyuwangi
Minggu, Desember 4, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Komjen Pol Agus Andrianto : Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1443 H disambut oleh Seantero Umat Islam Dunia

- Advertisement -spot_img

Jakarta – Radar Investigasi | Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1443 H disambut oleh seantero umat Islam dunia, karena pada malam ini pertama kali Alquran di turunkan.

Peristiwa ini tentu menjadi peristiwa penting dan dapat menjadi semangat meningkat kan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan memantapkan keislaman kita.

Demikian disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto kepada awak media sembari mengirim ucapan selamat memperingati Nuzulul Quran 1443 H, Senin (18/04).

“Alquran itu petunjuk bagi manusia secara umum, petunjuk bagi orang-orang bertakwa dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman”, ujar Komjen Agus.

Di jelaskan Komjen Agus, dalam Alquran mengandung hukum-hukum yang mengatur hubungan antara manusia dengan Allah SWT secara rohaniah dan amaliah serta hubungan antara manusia dengan manusia.

“Seingat saya ada hukum i’tiqadiah, hukum amaliah dan hukum khuluqiah,” terangnya seraya mengutip satu surat dalam Alquran yaitu Surah An-Nisa ayat 59.

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul dan Ulil Amri di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat, maka kembalikanlah kepada Al-Qur’am dan sunnahnya. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya,” tulis Komjen Agus.

Jika kita berbeda pendapat baik dalam agama maupun dalam hal lain kita diperintah kembali kepada Alquran dan Sunnah.

“Kita juga diperintah untuk taat kepada Allah SWT, Rasul dan Pemimpin”, papar Komjen Agus.

Masih menurut Komjen Agus, bahwa perbedaan adalah rahmat dari Allah SWT.

Ketika kita banyak perbedaan, baik pendapat, pandangan, pola pikir dan pola tindak, tidak seharusnya terpecah belah dan malah saling menghujat.

“Kan kalau kita berbeda pendapat bukan dalam agama, jika kembali ke Alquran, kan jelas di surah Al-Hujurat ayat 13,”

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal,”

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal,” terangnya.

“Jadi sangat jelas, kita ini berbeda-beda, bersuku-suku, berbangsa-bangsa, tentu pola pikir juga berbeda. Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, mari kita tingkatkan ketakwaan, perbaiki hubungan kita dengan Allah SWT dan perbaiki hubungan kita sesama manusia,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img