31.2 C
Banyuwangi
Minggu, Mei 29, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Polres Bangkalan Berhasil Memusnahkan Petasan rakitan dan Mengamankan Pembuat serta Penjualnya

Bangkalan – Radar investigasi | Pemusnahan barang bukti penggerebekan mercon handmade (buatan/rakitan sendiri) hasil ungkap di wilayah Desa Langkap Kecamatan Burneh pada Jum’at (15/04/2022) malam dilaksanakan siang ini, di lapangan tembak Kodim 0829/Bangkalan, lapangan tembak kampung Skep, Jalan Pertahanan Kelurahan Bancaran, Bangkalan Pada Sabtu (16/04/2022).

Kepada media, Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino S.I.K mengutarakan, “Rekan-rekan sekalian, dapat saya sampaikan bahwa tadi malam, tepatnya tanggal 15 April 2022, sekitar pukul 23.30 wib, Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan berhasil mengamankan rumah produksi petasan dan rumah penjual bahan petasan yang berada di Desa Langkap Kecamatan Burneh. Dari barang bukti itu memang kita menemukan banyak sekali, bahkan dari hitungan diketemukan 100 Kg bahan Black Powder yang sudah siap untuk dijadikan petasan. Kita juga mengatakan sekitar 24.000 biji petasan jenis yang masyarakat sini bilang, “sreng dor”.” Papar Kapolres.

“Dengan banyaknya barang bukti tersebut, baik yang masih berupa bubuk maupun yang sudah jadi petasan, polres Bangkalan berkoordinasi dengan SatBrimobda Polda Jatim, yaitu satuan Gegana Polda Jatim, JiBom Polda Jatim untuk melaksanakan DISPOSAL atau pemusnahan barang bukti tersebut. Karena kalau tidak dimusnahkan, akan menjadi hal yang sangat berbahaya bagi tempat penyimpanannya maupun daerah sekitar.” Lanjut Alith, sapaan akrab Kapolres Bangkalan.

Petasan ini menurut ahli Bom Gegana Polda Jatim termasuk dalam jenis LOW EXPLOSIVE. “Namun bisa menjadi daya ledakan tinggi apabila dalam bentuk banyak dan tertutup dengan casing yang rapat.” Sambung Alith.

“Tersangka yang kita amankan 1 orang sebagai pembuat dan penjual bahan petasan tersebut dan kami polres Bangkalan juga akan memberikan ganti rugi terhadap rumah atau hunian yang mengalami kerusakan yang di akibatkan oleh DISPOSAL atau pemusnahan barang bukti petasan tadi untuk saat ini kami mendapatkan laporan sudah ada kurang lebih 15 rumah yang mengalami kaca pecah dan atapnya runtuh.

Kami juga memohon kepada tokoh masyarakat RT RW agar bisa mendata berapa jumlah rumah yang terdampak kalau udh didata lalu hubungi kami dan kami akan memberikan ganti rugi terhadap rumah yang terdampak.: Pungkas Alith.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img