24.7 C
Banyuwangi
Jumat, Oktober 7, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Harga BBM Merangkak Naik, Begini Reaksi Rakyat

- Advertisement -spot_img

TERNATE, Radarinvestigasi | – Ribuan mahasiswa dan aktivis kepung kantor wali kota Maluku Utara, menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan mendesak pemerintah turunkan harga sembako, Senin (11/04)

Gerakan aksi unjuk rasa dilakukan oleh gabungan mahasiswa se-kota Ternate karena menilai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sudah membuat rakyat semakin sulit.

Dalam aksi unjuk rasa itu, salah satu massa aksi menyampaikan bahwa, mulai awal Januari hingga april situasi kehidupan masyarakat Indonesia semakin tidak ada jaminannya. Kebijakan pemerintah membuat orang miskin terus terlantar.

“Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) sudah menyentuh semua aspek kehidupan sosial. Jika terjadi tekanan terhadap kenaikan harga BBM maka akan berpengaruh pada harga barang jasa lainnya seperti sembilan bahan pokok. Kenaikan harga BBM ini sudah pasti disertai dengan peningkatan harga barang lainnya,” kata dia.

sambungnya, kondisi seperti ini membuat daya beli masyarakat menurun, terutama masyarakat ekonomi lemah. Apalagi kenaikan harga BBM berdekatan dengan lebaran Idul Fitri.

“Padahal BBM dan minyak goreng serta sembako adalah penyambung hidup masyarakat di desa maupun di kota. Jika terjadi kelangkaan maka akan membebani hidup semakin parah,” terangnya.

Gerakan ujuk rasa berjalan hingga pukul 18.00 WIT, sempat terjadi pelemparan batu dan kayu kearah petugas namun tidak ada korban dan polisi berhasil mengamankan 5 orang pelaku pelemparan, berdasarkan pantauan media Radar Investigasi dilokasi.
Sumardin

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img