31.2 C
Banyuwangi
Minggu, Mei 29, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Wilson Lalengke Ditangkap Ketum Aliansi Solidaritas Negara Indonesia Geram

Banyuwangi – Radar Investigasi | Ketum Aliansi SNI geram dari peristiwa penangkapan Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke oleh Polres Lampung Timur, Sabtu (12/03/2022) yang dinilai tidak mencerminkan dalam penegakkan hukum yang benar di Indonesia, membuat para geram dan mengecam kinerja Polri di Polda Lampung dan Polres Lampung Timur yang dinilai telah menyalahi kewenangan dan kekuasaan hukum.

Kecaman terhadap kinerja Polri di Polda dan Polres Lampung ini disampaikan oleh Dewan Pimpinan pusat Aliansi Solidaritas Negara Indonesia ( SNI) Raden Tegur Firmansyah Yang juga selaku Jurnalis INTENSNEWS. Senin (14/03/2022).

yang prihatin dan menyayangkan aparat penegak hukum saat menangkap Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke tanpa prosedur hukum tersebut.

“Bagi saya penangkapan Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke tersebut dinilai tidak manusiawi dan merendahkan martabat seseorang, ingat selama ini kami sebagai jurnalis selalu menghormati Kepolisian Republik Indonesia, bahkan kami selalu mrmbantu pemberitaan untuk kegiatan-kegiatan Kepolisian Republik Indonesia, tapi inikah balasan buat para Jurnalis.”ujarnya Ketum SNI.

Masih kata Raden Teguh Firmansyah. “Berdasarkan dokument video yang beredar di sosial media atau medsos, terlihat para oknum petugas Polisi yang melakukan penangkapan terhadap rekan kita Wilson Lalengke tersebut, jelas dan dinilai telah melakukan berbagai pelanggaran termasuk SOP mereka di Kepolisian, Ucap Raden Teguh Firmansyah.

“Untuk itu Katum Aliansi SNI menegaskan, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si diminta segera mengusut dugaan tindakan kesewenang- wenangan pihak Polres Lampung Timur tersebut serta mengevaluasi kinerja Kapolda dan Kapolres setempat karena diduga telah mengkangkangi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Raden Teguh Firmansyah, sembari mendesak Polri segera membebaskan Wilson Lalengke dari kriminasi hukum.

Saya ingatkan, Negara tanpa kami sebagai Jurnalis tidak akan Merdeka, pasti negara tanpa Jurnalis akan gawat, karena akan semakin banyak kriminalitas di Negara NKRI, makin banyak kebohongan politik yang merugikan Rakyat NKRI, dan akan semakin banyak para koruptor yang menjadi raja, anda anda semua menjadi hebat dan berderajat dan berpangkat semua itu karena kami, yang selalu memberikan berita indah dalam kegiatan apapun,”ucap Ketum Aliansi Solidaritas Negara Indonesia ( SNI ).

“Saya meminta Polri untuk bebaskan Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, karena beliau bukan penjahat Negara, bukan pengkhianat Negara, jika ada kesalahan dari kami sebagai Jurnalis, ingatlah jasa kami ketika kami sebagai Jurnalis memberikan informasi Publik dalam hal-hal yang positif dan fakta”, tutupnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img