24.3 C
Banyuwangi
Selasa, Mei 24, 2022
- Advertisement -spot_imgspot_img

Oknum BKD Banyuwangi Diduga Lakukan Jual Beli Jabatan Terus Di Kawal

Banyuwangi – Radar Investigasi | Pasca ramai diberitakan di media dan adanya laporan resmi, Inspektorat bersikap tegas. Kepala Inspektorat Banyuwangi, Pudjo Hartanto menyatakan bahwa pihaknya sekarang menunggu disposisi Bupati.

Jika dalam pemeriksaan nantinya terbukti, sanksi terberatnya yang bersangkutan akan di berhentikan.

” Kode etik itu sanksinya ya penurunan jabatan, pembebas tugasan dan yang lain, dan sanksi paling berat adalah pemberhentian. Tapi semua itu harus ada proses, terang Vero”,.

Ranah Inspektorat adalah kode etik. Kita menunggu disposisi dari Bupati dan kita ada surat tugasnya, maka kita akan segera bergerak untuk memeriksa, imbuh Veri

Sepanjang ada saksi dan bukti yang kuat, segera diusut, baik dari aparat penegak hukum atau pengawas intern.

Sebagaimana ramai diberitakan di media online beberapa waktu lalu, kepala BKD Banyuwangi Nafiul Huda pada saat hearing dengan DPRD, mengakui adanya transfer sejumlah uang. Namun, nomer rekening uang di maksud bukan atas nama dirinya.

Sementara itu pendiri FOSKQPDA, Veri Kurniawan tetap akan meneruskan persoalan itu ke ranah hukum.

“Kita tidak main main dalam persoalan ini, kita akan tunggu hasil pemeriksaan oleh inspektorat,”tegas Veri.

Veri sangat berharap Bupati menunjukkan sikap profesional dengan segera mendisposisi dan memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa kasus tersebut.

“Komitmen bu ipuk sangat di tunggu masyarakat dalam memberantas praktek praktek KKN ditubuh pemkab banyuwangi, jangan sampai pemerintahan bu Ipuk yang sudah baik itu terkotori oleh perbuatan anak buahnya,” tandas Veri. (tim)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Kriminal
- Advertisement -spot_img
Advertorial
- Advertisement -spot_img