oleh

[Potret Kehidupan] Begini Kisah Manusia Silver seorang Warga Muncar

Banyuwangi – Radar Investigasi | Joko Suwarno, warga, Dusun brak, Desa tembok Rejo, kecamatan Muncar demi mengais rezeki untuk mencukupi kebutuhannya rela menjadi manusia silver

Joko Suwarno, menjelaskan, Sebelum bekerja manusia silver bekerja ikut bapaknya sebagai pengepul ikan di Muncar. Kemudian usaha tersebut bangkrut. Sehingga joko terpaksa untuk bekerja sebagai manusia silver biasanya dia mangkal di persimpangan lampu merah yang ada di Banyuwangi dan keliling di perkampungan untuk meminta belas kasih kepada warga.

“Saya kerja ini (red. Manusia silver) sudah 2 bulanan mas”terangnya.

Dia mengakui pekerjaan ini sebenarnya tidak layak untuk dirinya sebagai manusia silver dan menginginkan pekerjaan yang tetap sehingga bisa menafkai anak dan istrinya

“Sebenarnya malu sih mas, tapi mau gimana lagi”sedihnya.

Lanjut dia, penghasilan perharinya menjadi manusia silver itu di rata-rata kan hanya Rp. 70.000 perhari.

“Hasilnya Cukup untuk buat makan saja mas”katanya.

Joko berharap kepada bupati Banyuwangi memberikan fasilitas lapangan pekerjaan sehingga bisa merubah hidupnya lebih baik agar tidak selalu menjadi manusia silver.

“Semoga bupati bisa memberikan saya Pekerjaan yang layak”pungkasnya