Berantas Mafia Tanah, Ratusan Warga Gruduk Kantor BPN Banyuwangi

Banyuwangi – Radar Investigasi | Adanya Dugaan Di lingkup BPN segelintir oknum yang menjadi mafia tanah Ratusan warga Banyuwangi gelar aksi demo geruduk Kantor Badan Nasional Pertanahan ( BPN) kabupaten Banyuwangi meminta beberapa tuntutan, Jum’at ( 5/10/2021).

Koordinator Lapangan Aksi Demo,  Sunandiantoro S.H, Mengatakan, Mereka Menuntut BPN Banyuwangi bertanggungjawab terhadap terbitnya sertifikat Hak Milik Nomor  07808 atas nama Tumini/Supriyadi yang sebelumnya telah diajukan surat permohonan pemblokiran dan obyek masih dalam sengketa di Pengadilan.

“Pertanggungjawaban yang dimaksud ialah BPN Banyuwangi mengeluarkan surat keterangan permohonan maaf dan melakukan pemblokiran secara internal terhadap Sertifikat Hak Milik Nomor 07808“kata sunan di dalam orasinya.

Kemudian, Mereka Menuntut Kepala Kantor BPN Banyuwangi mendisiplinkan anggotanya sehingga tercipta pelayanan yang ramah, profesional dan responsif terhadap permasalahan masyarakat berkaitan dengan pertanahan

“Menuntut Kepala BPN Banyuwangi memberikan sanksi pemberhentian kepada oknum pegawai BPN Banyuwangi yang terbukti menghambat kinerja BPN Banyuwangi dalam mengurus pertanahan masyarakat Banyuwangi”imbuhnya

Dia menambahkan, Menuntut Kepala BPN Banyuwangi membersihkan BPN Banyuwangi dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme; 5. Menuntut Kepala BPN Banyuwangi memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian sebagai pegawai BPN Banyuwangi apabila pegawai tersebut terbukti melakukan pungutan liar pada saat memberikan pelayanan dan/atau pada saat survei lapangan dan/atau pada saat pengukuran:

“Menuntut Kepala BPN Banyuwangi untuk segera mempercepat penyelesaian pengurusan sertifikat masyarakat yang sampai sekarang belum selesai”tegas sunan

Tidak hanya itu saja, warga Menuntut Kepala BPN Banyuwangi beserta jajarannya untuk tidak melakukan persekongkolan jahat dengan para mafia tanah.  (Red)