oleh

Bocah Tewas Di Danau Eks. Tambang , Ternyata Pemilik Lahan Seorang Dewan

Banyuwangi – Radar Investigasi | viralnya seorang bocah Siti Maura berusia 13 Tahun asal Desa Labanasem, ditemukan tewas tenggelam di danau bekas galian tambang pasir yang berada di depan tempat AIL Rogojampi, Desa Karangbendo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Sekira Pukul 14.15 WIB, Sabtu, tanggal 23 Oktober 2021. Kemarin

Kepala Desa ( Kades ) Karangbendo, Budiharto, Dirinya membenarkan dengan adanya peristiwa tersebut kejadiannya di sebuah bekas tambang yang menewaskan seorang bocah berusia 13 tahun, kata dia, awalnya bocah tersebut sedang mencari ikan kades pun tidak mengetahui penyebab secara detail akibat tewasnya bocah nahas itu, selain itu dirinya menuding kesalahannya dari orangtuanya.

“Iya benar (red. Kejadiannya) itu yang jelas orang tuanya sebetulnyakan gak boleh di bawah disana, untuk keterangan lebih lanjut, jenengan nanya ke Polsek”ucapnya., Minggu, ( 24/10/2021)

Kata kades, dirinya membeberkan pemilik bekas tambang tersebut diduga milik Seorang Wakil Ketua 1 DPRD Banyuwangi

Sementara, Michael Edy Hariyanto, dirinya mengakui lokasi lahan bekas tambang tersebut milik dirinya.

“Iya mas benar itu lahan milik saya”akuinya dia juga sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Banyuwangi, Kepada Radar Investigasi

Dia menambahkan, bekas tambang itu saat ini di gunakan untuk pemancingan warga dan sedang reklamasi akan digunakan untuk pacuan kuda

“warga pun sudah di larangan untuk masuk ke lahan bekas tambang itu.”terangnya.

Perlu di ketahui, kejadian itu Diduga kuat, gadis di bawah umur ini tewas akibat jatuh terpeleset dan masuk ke kubangan bekas tambang yang cukup dalam.

“Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 14.15 Wib di danau bekas galian C depan AIL,” kata kabag Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Lita Kurniawan, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (23/10/2021).

Peristiwa ini bermula saat korban bersama dua saudaranya (keponakan korban) ikut ayahnya Zainul Arifin (52) pergi menjaring ikan di TKP. Setibanya di TKP, Zainul Arifin meninggalkan ketiga bocah tersebut di sekitar danau untuk membeli cilok.

Saat kembali ke TKP, Zainul Arifin diberitahu salah seorang cucunya bahwa korban tenggelam ke danau. “Waktu itu ada salah seorang warga yang kebetulan mendengar cerita cucu ayah korban. Dia langsung menceburkan diri ke danau untuk mencari korban,” ungkap Lita.

Nahas, korban ditemukan di dasar danau dalam kondisi sudah meninggal dunia. Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rogojampi. Berdasarkan hasil olah TKP peristiwa itu terjadi lantaran kelalaian ayah korban yang meninggalkannya sendiri di sekitar danau.