Selama 4 Hari Ratusan Mahasiswa IAIN Terjebak Tanah Longsor

Palopo – Radar Investigasi | Sebanyak 135 mahasiswa IAIN Palopo terjebak longsor selama empat hari di Dusun Andulan, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, Sulawesi Selatan. Ratusan mahasiswa tersebut baru berhasil dievakuasi, pada Sabtu (25/2021) sore.

Mahasiswa yang tengah mengadakan bina akrab di Dusun Andulan itu terjebak dan tidak dapat meninggalkan lokasi karena terhalang material longsor, di beberapa titik pasca bencana banjir dan longsor sejak Selasa (21/9/2021) lalu dan baru berhasil dievakuasi gabungan Relawan Kemanusiaan Luwu Raya, sore tadi.

Selain Relawan Kemanusian se Luwu Raya, Evakuasi juga melibatkan anggota TNI dari Koramil Walenrang, Patrack Palopo, dan Lamasi Trail Community.

Menurut salah satu relawan, yang juga koordinator Lapangan Relawan, Chinink ke 135 mahasiswa IAIN Palopo itu terdiri dari peserta dan panitia Bina Akrab dari Fakultas Syariah IAIN Palopo.

Menurut Chinink Pasca bencana gabungan Relawan Kemanusiaan Luwu Raya, sudah mengupayakan untuk melakukan evakuasi namun pihak panitia tetap bertahan ingin melanjutkan kegiatan.

Bahkan pada hari ke tiga dini hari pukul 00.15 disaat cuaca buruk Relawan kemudian kembali memantua kondisi para mahasiswa dan kembali membujuk untuk segera dievakuasi keluar dari titik bencana karena cuca yang tidak bersahabat tetapi kepanitiaan tetap ngotot ingin melanjutkan kegiatan.

” Kami relawan sudah berulangkali berupaya untuk melakukan evakuasi namun panitia kegiatan juga tetap ngotot untuk melanjutkan kegiatan,” ungkap Chimink.

Saat ini kondisi para mahasiswa itu setelah dievakuasi di bawa languang ke Puskesmas Sabbang Selatan didaegah pompaniki untuk mendapat perawatan medis. Dan sebahagiannya dievakuasi ke Kantor Koramil Walenrang di Batusitanduk.

“syukur Alhamdulillah semuanya sudah di evakuasi dan pelaksanaan evakuas berjalan baik, semuanya mahasiswa selamat. Hanya banyak dari mereka yang kelelahan.karenan harus menempuh jalur evakuasi dengan berjalan kaki,” jelas Chimink.