Pedagang Bendera Di Banyuwangi Ngaku Sepi Pembeli, 1.000 Bendera Di Borong Anggota Polisi Polresta Banyuwangi

banner 468x60
2.0kDibaca
1129 Bagikan

Banyuwangi – Radar Investigasi | Para pedagang musiman bendera Merah Putih di Kabupaten Banyuwangi mengaku dagangannya minim dibeli masyarakat.

Pandemi Covid-19 disebut faktor yang membuat dagangan mereka melesu jelang hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

Bacaan Lainnya

banner 400x130

banner 400x130

“Akibat pandemi Covid-19 di Banyuwangi, omzet pedagang bendera sangat turun. Banyak masyarakat tidak membeli bendera,” kata Kabagsumda Polresta Banyuwangi, Kompol Idham Kholid, pada Jumat (13/8).

Melihat kondisi itu, kata Kompol Idham, pihaknya pun membantu pedagang dengan membeli sebanyak 1.000 lembar bendera. Bendera Merah Putih itu dibeli dari berbagai pedagang yang tersebar di Kota Banyuwangi.

Usai dibeli, polisi Polresta Banyuwangi membagikan bendera kepada Bhabinkamtibmas jaJaran untuk dikibarkan di masyarakat desanya masing-masing sebagai bentuk gebyar bendera merah putih.

Kompol Idham mengimbau masyarakat untuk memasang bendera di rumah dan kendaraan bermotor, sebagai wujud nasionalisme dan kecintaan kepada negara.

“Selain itu dengan membeli bendera, dapat membantu pedagang bendera yang susah di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya. (red)

banner 400x130

banner 400x130

Baca :  Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 Tahun 2021, Ini Pesan Kapolda Sulsel
banner 468x60