Sejumlah Oknum Polisi Diduga Minta “Upeti”, Kapolsek : Saya Akan Periksa Semuanya

Catatan Sejumlah Oknum Yang Datang Ke lokasi Tambang "Ilegal"
banner 468x60
9.3kDibaca
1679 Bagikan

Palangkaraya – Radar Investigasi | Bos Pelaku Usaha Melalui Pekerja Tambang Illegal Di Kelurahan Sabaru,Kecamatan Sabangau, Kabupaten Kota Palangkaraya “Memberikan Upeti” Kepada Sejumlah Oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Salah satu pekerja lokasi tambang diduga tidak mengantongi izin, Yanto , dia Mengaku, Memberikan upeti berupa uang dengan bahasa guna beli bensin atau Rokok

Bacaan Lainnya

banner 400x130

banner 400x130

“kami harus merogoh kantong pribadi buat memberi uang rokok dan bensin kepada oknum oknum tersebut” ucap yanto Kepada radar Investigasi

Selain Itu, yanto menunjukan daftar nama, dimana nama yang ada di dalam daftar tersebut menerima upeti, Mirisnya, di dalam tulisannya tarcantum Oknum Polisi, TNI Dan Oknum LSM

“saya tidak tahu namanya”kata yanto sembari menujukkan catatannya

Selain Oknum APH Yang diduga minta upeti, Parahnya ada juga Oknum dari APH diduga menjadi peran sebagai Backing, informasi yang di himpun, Sebut Saja Mawar, Di mengatakan,aktifitas tambang illegal masih saja beroperasi yang terkesan kebal hukum, pasalnya, ada oknum anggota APH Berinsial T selain itu juga, dia menyebut salah satu Oknum anggota Yang diduga terlibat menjadi Backing

“Ada Juga ada Dari Irwasda (Red. Jabatan )” kata dia namanya yang enggan di beritakan

Menurut Mawar, aktifitas Tambang itu aktif berjalan lancar karna di bekingi oknum oknum anggota yang bernama T,dan dari Irwasda juga ada dan salah satunya dari reskrimsus yang di sebut sebut namanya berinisial R

“R adalah seorang anggota Wadireskrimsus polda kalteng .”tutupnya.

Sementara, Kapolsek Sabangau IPDA Anatasya Rompas , menuturkan, dengan adanya Oknum Polri Yang di duga menjadi Backing tambang ilegal itu yang sudah terbilang cukup lama beroperasi ,pihaknnya masih dalam Telusuran (TL)
“yang di duga di bekingi oknum oknum aparat kepolisian tersebut masih dalam proses TL”ungkap Anatasya Kepada Radar Investigasi

Bila mana oknum tersebut terbukti menjadi backing, Kata Kapolsek, Dia akan menindak tegas apalagi jika bersalah telah merusak merambah hutan lindung di lokasi tambang galian C itu
akan segera menindak tegas oknum oknum tersebut

“bila terbukti dan benar bersalah telah merusak “merambah hutan lindung”tegas kapolsek yang baru satu bulan menjabat

Dia Menambahkan, adanya dugaan keterlibatan oknum oknum anggota tersebut Dia sangat menyayangkan adanya dugaan bahwa sering datangnya oknum anggota polisi yang tidak jelas tersebut, Menurutnya, hal itu, sangat mencoreng citra nama baik Dirinya juga selaku Kapolsek Sabangau

“saya akan periksa semua”imbuhnya

Menindaklanjuti Hal tersebut, Dia akan segera di kondisikan dengan pihak Tripter polresta kota palangkaraya

“apa pun keputusan kapolresta saya ikut aja”tutur nya .

Hingga Berita Ini Dimuat, Upaya konfirmasi kepada beberapa oknum oknum namanya yang telah di cantumkankan , namun salah satunya mengelak dan justru berkata bahwa dirinya tak ada terlibat dalam aksi maraknya Galian C tersebut yang masuk areal hutan lindung.

Sedangkan, Dua nama oknum anggota yang di duga terlibat dalam maraknya aksi Galian C tersebut wartawan radar Investigasi Belum Bisa Di hubungi(tim)

banner 400x130

banner 400x130

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *